Sabtu, 24 Oktober 2026
05:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Hari Balfour

Bagikan:

Hari Balfour adalah nama yang diberikan kepada sebuah peringatan tahunan dari Deklarasi Balfour tahun 1917, oleh orang Palestina, orang Israel dan para pendukung mereka.

Perayaan Yahudi

Dari 1918 sampai Perang Dunia II, Yahudi di Mandat Palestina merayakan Hari Balfour sebagai hari libur tahunan nasional pada 2 November.[1][2] Perayaan tersebut meliputi upacara-upacara di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga masyarakat lain dan artikel-artikel penyanjungan dalam pers Ibrani.

Palestina berkabung

120px-Mourning_on_Balfour_Day_1929_in_the_Old_City_of_Jerusalem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Mourning_on_Balfour_Day_1929_in_the_Old_City_of_Jerusalem%2C_with_a_group_of_local_Palestinians.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Palestina berkabung pada Hari Balfour tahun 1929, Kota Lama Yerusalem

Arab Palestina mulai menandai Hari Balfour sebagai hari berkabung di seluruh negeri. Ini meliputi serangan umum, dengan toko-toko ditutup, surat-surat kabar dicetak dengan batas hitam, dan bendera-bendera hitam digantung. Protes sering kali menjadi sebuah acara untuk persatuan Palestina, sejak mereka tak memiliki signifikansi keagamaan.[2]

Pemerintah Inggris di Palestina tak mendukung serangan Arab Palestina, sehingga Eksekutif Arab tak selalu mengumumkannya secara resmi.[2]

Serangan-serangan dan protes-protes juga terjadi di kota-kota lainnya, seperti Beirut, Damaskus dan Kairo.[3]

Perayaan formal dibatasi pada pemberontakan Arab di Palestina 1936–39, saat sebagian besar struktur politik Palestina berhenti berfungsi.[3]

Serangan Hari Balfour seluruh negeri resmi dimulai lagi pada 1945.[3]

Daftar pustaka

Referensi

  1. ↑ Podeh, p.60
  2. 1 2 3 Sorek, p.11
  3. 1 2 3 Sorek, p.12
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan