Rabu, 30 September 2026
16:35 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Harald I dari Denmark

Harald I dari Denmark

Raja Denmark dan Norwegia

Bagikan:
Harald Bluetooth
Harald_Blaatand.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Harald dibaptis oleh Poppo sang biksu, di relief yang berasal dari sekitar tahun 1200an.[1]
Raja Denmark
Berkuasasekitar 958 M – sekitar 986 M
PendahuluGorm yang Tua
PenerusSweyn Forkbeard
Raja Norwegia
Berkuasasekitar 970 M – sekitar 975/986 M
PendahuluHarald Greycloak
PenerusSweyn Forkbeard
WaliHaakon Sigurdsson (pemimpin sebenarnya)
Meninggal986/87
AyahGorm yang Tua
IbuThyra
PasanganGyrid Olafsdottir (L)
Tove (L)
WangsaWangsa Gorm

Harald "Blåtand" Gormsson atau Harald Bluetooth (bahasa Nordik Kuno:Haraldr blátǫnn Gormsson, bahasa Denmark:Harald Blåtand Gormsen) (lahir sekitar tahun 935 masehi) adalah seorang raja Denmark dan Norwegia. Dia adalah anak dari Raja Gorm yang Tua dan Thyra Dannebod. Dia meninggal pada tahun 985 atau 986 ketika sedang menjabat sebagai Raja Denmark sejak tahun 958 dan Raja Norwegia untuk beberapa tahun sekitar 970-an. Beberapa sumber mengatakan anaknya, Sweyn Forkbeard dipaksa untuk menjadi raja.

Batu Jelling

250px-Runenstein_Blauzahn_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti Harald.

Harald mendiriikan Batu Jelling untuk menghormati orangtuanya.[2] Encyclopædia Britannica meninjau inskripsi runik itu yang berbahasa Denmark.[3] Biography Harald Bluetooth yang diambil dari inskripsi runik dari batu Jelling berbunyi:

"Raja Harald menyuruh batu peringatan ini dibuat setelah meninggalnya Gorm, ayahnya, dan Thyra, ibunya. Si Harald yang memenangkan seluruh Denmark dan Norwegia dan mengubah masyarakat Denmark ke dalam agama Kristen."

Konversi Denmark menjadi Kristen

Aksi Raja Harald Bluetooth melakukan konversi ke Kristen sedikit diperdebatkan dalam sejarah, hanya karena penulis abad pertengahan Widukind dari Corvey dan Adam dari Bremen berselisih pendapat tentang hal itu.

Setelah konversinya, sekitar tahun 960an, Harald memindahkan makam ayahnya dan menguburnya di gereja, di daerah yang sekarang menjadi bukit, dan mendirikan salah satu batu Jelling yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tidak diragukan lagi bahwa Harald membuat Kristen terkenal pada saat itu dan berkontribusi terhadap pertumbuhannya, tetapi hanya terbatas pada negara Denmark dan Norwegia saja.[4]

Pernikahan dan anak

  1. Gyrid Olafsdottir, kemungkinan sekitar tahun 950.
  2. Thora (Tova) putri dari Mistivir tahun 970. Ia mendirikan Prasasti Sønder Vissing setelah ibunya meninggal.

Perangkat Bluetooth

120px-Bluetooth.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Bluetooth logo yang melambangkan H and B, merujuk kepada Harald Bluetooth

Blåtand ("Bluetooth") sekarang mengacu kepada desain spesifikasi nirkabel Bluetooth yang dimulai oleh Ericsson, Nokia, Intel, Toshiba dan IBM, agar dapat melakukan koneksi tanpa kabel antara komputer, telepon genggam, PDA, printer, dan lainnya. Protokol komunikasi Bluetooth dalam perangkat-perangkat tersebut dinamakan berdasarkan raja ini, karena kemampuannya untuk menyatukan pihak yang berbeda untuk saling berkomunikasi satu sama lainnya. Menurut legenda, ia mendapatkan julukan "Bluetooth" (gigi biru) dari kecintaannya terhadap blueberry, yang meninggalkan noda berwarna biru pada giginya. Logo Bluetooth disusun dari Alfabet Rune Nordik untuk inisial namanya, yakni H (20px-Runic_letter_ior.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail hagall) dan B (20px-Runic_letter_berkanan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail berkanan).[5][6][7]

Referensi

  1. ↑ "Tamdrup Kirke". Den store danske. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-09-20. Diakses tanggal 2013-07-07.
  2. ↑ megalithic.co.uk Diarsipkan 2016-03-03 di Wayback Machine. C. Michael Hogan, "Jelling Stones", Megalithic Portal, editor Andy Burnham
  3. ↑ books.google.com Encyclopædia Britannica
  4. ↑ Latourette, Kenneth Scott (1975). A History of Christianity. New York: HarperCollins. hlm. 87. ISBN 0-06-064952-6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-14. Diakses tanggal 2013-07-07.
  5. ↑ Bluetooth, About the Bluetooth SIG Diarsipkan 2013-05-11 di Wayback Machine..
  6. ↑ Kardach, Jim (3 April 2008). "Tech History: How Bluetooth got its name". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-18. Diakses tanggal 2013-06-11.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Mark Forsyth. The etymologicon. // Icon Books Ltd. London N79DP, 2011. p. 139.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Gorm Løge
Raja Denmark
958–985/986
Diteruskan oleh:
Svend Tveskæg
Didahului oleh:
Haraldr gráfeldr
Raja Norwegia
970–985/986
(Haakon Sigurdsson adalah pemimpin secara de facto)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Harald Blåtand.
Penguasa awal
skt. 916–1412
Pfalz-Neumarkt
1397–1448
Oldenburg
1448–1863
Schleswig-Holstein-
Sonderburg-Glücksburg
sejak 1863
Cetak miring berarti penguasa Denmark dan Norwegia.
1 Juga penguasa Inggris.  2 Juga penguasa Swedia.  3 Juga penguasa Islandia.
I. Norwegia Mandiri

Penguasa asing dan non-kerajaan
dalam huruf miring, diragukan
raja dalam kurung
872–1387
Uni Kalmar
1387–1523
Denmark-Norwegia
1524–1814
II. Norwegia Mandiri
Only 1814
Persatuan dengan Swedia
1814–1905
III. Norwegia Mandiri
Since 1905
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan