Rabu, 28 Oktober 2026
14:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Erik III Lam

Erik III Lam

Bagikan:
Raja Eric III Lhiam
Raja Negara Denmark
120px-Erik_lam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erik III Lam
Raja Denmark
Ke XX XX VIII
Berkuasa1137 - 1146
Penobatan11 / 06 / 1136
Penobatan-
PendahuluErik II Emune
Penerus-
Wali-
Ayahbangsawan Hakon Sunnivasson
IbuPutri Ragnhild, putri Raja Erik I
250px-Erik_lam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erik III Lam
250px-Coin_danish_king_erik_lamm%2C_Eric_III_of_Denmark.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koin Erik III

Erik III (bahasa Denmark:Erik III Lam, skt. 1120[1] – 27 August 1146) merupakan seorang Raja Denmark dari 1137 hingga 1146.

Erik lahir di Funen. Ibundanya adalah Ragnhild, putri Raja Erik I, dan ayahandanya adalah seorang bangsawan bernama Hakon Sunnivasson. Ia adalah cucu Erik I dari Denmark dan keponakan Erik II Emune, yang berperang dengan sengit untuknya pada Pertempuran Fodevig tahun 1134[2].[2] dan ia kemudian menggantikan Erik II di atas takhta ketika ia dibunuh pada 1137. Tidak banyak yang diketahui mengenai pemerintahan Erik III. Ia mengabdikasikan dirinya pada 1146, dan dianggap sebagai penguasa monarki Denmark pertama dan satu-satunya yang melakukannya dengan sukarela. Pengunduran dirinya mengakibatkan perang saudara antara Svend III, Knud V, dan Valdemar I.

Referensi

  1. ↑ Erik 3. Lam at Gyldendals Åbne Encyklopædi
  2. 1 2 Stefan Pajung, Erik Lam ca. 1100-1147, Aarhus University, 20 January 2010, archived from the original on 7 August 2011.
Erik Lam
Lahir: skt. 1100 Meninggal: 27 Agustus 1146
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Erik yang Mengesankan
Raja Denmark
1137–1146
Diteruskan oleh:
Svend III
Knud V
Valdemar I
Penguasa awal
skt. 916–1412
Pfalz-Neumarkt
1397–1448
Oldenburg
1448–1863
Schleswig-Holstein-
Sonderburg-Glücksburg
sejak 1863
Cetak miring berarti penguasa Denmark dan Norwegia.
1 Juga penguasa Inggris.  2 Juga penguasa Swedia.  3 Juga penguasa Islandia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan