Jumat, 30 Oktober 2026
11:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hanif Kureishi

Hanif Kureishi

Bagikan:
Hanif Kureishi
250px-Hanif_Kureishi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hanif Kureishi berbicara di Michael C. Carlos Museum di Emory University pada 8 September 2008
Lahir5 Desember 1954 (umur 71)[1]
Kent, Inggris
AlmamaterKing's College London
PekerjaanPengarang drama, penulis naskah, novelis, sutradara film
Anak3
Karier kepenulisan
Periode1976 – sekarang
Gerakan sastra
Sastra pasca-kolonial
Situs webwww.hanifkureishi.com Sunting ini di Wikidata
Tanda tangan
250px-Hanif_Kureishi_Autograph.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Hanif Kureishi, CBE (lahir 5 Desember 1954) adalah seorang pengarang drama, penulis naskah, pembuat film dan novelis berdarah Pakistan dan Inggris.[1] Pada 2008, The Times mencantumkan Kureishi dalam daftar "50 penulis Inggris terbesar sejak 1945.[2]

Bacaan tambahan

  • Moore-Gilbert, Bart. Hanif Kureishi (Contemporary World Writers). Manchester: Manchester University Press, 2001.
  • Ranasinha, Ruvani. Hanif Kureishi (Writers and Their Work). Devon: Northcote House Publishers Ltd, 2002.
  • Thomas, Susie (ed). Hanif Kureishi (Readers' Guides to Essential Criticism). Palgrave Macmillan, 2005.
  • Buchanan, Bradley. Hanif Kureishi (New British Fiction). Palgrave Macmillan, 2007.
  • Colin MacCabe and Hanif Kureishi. "Hanif Kureishi and London", AA Files, No. 49 (Spring 2003), pp. 40–49. Published by: Architectural Association School of Architecture
  • Kaleta, Kenneth C. Hanif Kureishi: Postcolonial Storyteller, University of Texas Press, 1998 ISBN9780292743335

Referensi

  1. 1 2
  2. ↑ The 50 greatest British writers since 1945 Diarsipkan 2011-09-06 di Wayback Machine. 5 January 2008. The Times. Retrieved 20 February 2010.

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Hanif Kureishi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan