Senin, 21 September 2026
19:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Pengar

Pengar (bahasa gaul: basian;[1][2] bahasa Inggris: hangover) adalah berbagai efek fisiologis dan psikologis yang dirasakan setelah mabuk karena mengonsumsi minuman beralkohol seperti bir dan anggur. Efek pengar bisa berlangsung selama beberapa jam atau bahkan lebih dari 24 jam. Gejala-gejala yang umum meliputi sakit kepala, kantuk, kesulitan berkonsentrasi, mulut kering, pusing, kelelahan, mual muntah, diare, ketiadaan rasa lapar, sensitivitas terhadap cahaya, depresi, berkeringat, sifat lekas marah, dan kecemasan.[3]

Pranala luar

Klasifikasi
Sumber luar
Lihat entri hangover atau veisalgia di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hangover.

Catatan kaki

  1. "Semakin Kita Tua, Semakin Enggak Enak Basian Habis Mabuk". www.vice.com. Diakses tanggal 2022-06-24.
  2. Fimela.com (2015-09-18). "11 Jenis 'Basian' Setelah Mabuk yang Pernah Dialami Setiap Orang". fimela.com. Diakses tanggal 2022-06-24.
  3. Verster JC, Stephens R, Penning R, Rohsenow D, McGeary J, Levy D, McKinney A, Finnigan F, Piasecki TM, Adan A, Batty GD, Fliervoet LA, Heffernan T, Howland J, Kim DJ, Kruisselbrink LD, Ling J, McGregor N, Murphy RJ, van Nuland M, Oudelaar M, Parkes A, Prat G, Reed N, Slutske WS, Smith G, Young M, Alcohol Hangover Research Group (Juni 2010). "The alcohol hangover research group consensus statement on best practice in alcohol hangover research". Current Drug Abuse Reviews. 3 (2): 116–26. doi:10.2174/1874473711003020116. PMC 3827719. PMID 20712593.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan