Selasa, 20 Oktober 2026
02:56 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Hanafie Asnan

Hanafie Asnan

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Hanafie Asnan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Hanafie Asnan
250px-Hanafie_Asnan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala Staf TNI Angkatan Udarake-13
Masa jabatan
3 Juli 1998 –25 April 2002
PresidenBacharuddin Jusuf Habibie
Abdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
PendahuluSutria Tubagus
PenggantiChappy Hakim
Informasi pribadi
Lahir7 November 1945 (umur 80)
Bangkalan, Jawa Timur, Indonesia
PendidikanAKABRI (1969)
PekerjaanPurnawirawan
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Air_Force.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Pangkat40px-22-TNI_Air_Force-GEN.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Marsekal TNI
SatuanKorps Penerbang (Tempur)
NRP502551

Hanafie Asnan (lahir 7 November 1945) adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Indonesia dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2002.

Karier Militer

Hanafie Asnan lulusan SMA Negeri 5 Surabaya tahun 1964 dan memulai kariernya setelah lulus dari Akademi Angkatan Udara tahun 1969. Mengawali karier sebagai militer di TNI Angkatan Udara setelah ia menyelesaikan pendidikan di Akabri Bagian Udara pada tanggal 1 Desember 1969. Sebelum dilantik menjadi Letnan Udara Dua, Hanafie beserta rekan seangkatannya dilengkapi dengan pendidikan Sekolah Para dan Komando. Lulus Sekolah Penerbang Angkatan ke-16 pada tahun 1967 yang kemudian dilanjutkan untuk mengikuti Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) di Wing Pendidikan Terbang Pangkalan Udara Adisucipto, Yogyakarta pada tahun yang sama. Pendidikan jenjang dan pengembangan lain yang dilaluinya di antara Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) pada saat berpangkat kapten diikutinya tahun 1980 dan pernah mengikuti Kursus Manajemen di Dephankam pada tahun 1992.

Pendidikan yang dilalui tidak saja dilakukan di dalam negeri tetapi ada beberapa pendidikan jenjang dan pengembangan yang ditempuhnya di luar negeri di antaranya, Kursus Transisi dan Konversi beberapa jenis pesawat latih dan pesawat-pesawat tempur, Special Joint Warfare and Forward Air Control di RAAF (Royal Australia Air Force) pada tahun 1975, A-4 Convertion and Instructor Pilot Course di New Zealand (RNZAF) pada tahun 1979, Seskoau di Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) pada tahun 1983, International Defence and Management Course (IDMC) di Montrey,Amerika Serikat pada tahun 1987 dan Royal College of Defence Studies (RCDA) di Inggris pada tahun 1993 dan Sistem Approach to Management (1995).

Kebijakan

Beberapa kebijakan dan langkah-langkah selama menjabat sebagai Kasau yang pada saat itu bangsa Indonesia tengah mengalami masa transisi perpindahan Orde Baru kepada Orde Reformasi diambilnya dengan penuh ketegasan. Memanfaatkan momentum tersebut maka beberapa langkah diambil seperti memasang foto bapak Laksamana Muda Udara Omar Dani di deretan foto para mantan Kepala Staf Angkatan Udara, yang pada masa sebelumnya tidak pernah terpasang serta mendorong dan mendukung para mantan pejabat senior TNI Angkatan Udara selaku pelaku sejarah untuk menulis buku-buku di seputar kejadian pada tanggal 30 September 1965. Kebijakan lainnya adalah memutuskan dan mengukuhkan bapak Laksamana Udara Raden Soerjadi Soerjadarma sebagai Bapak AURI, mengukuhkan kembali sebutan “Karbol” bagi Taruna AAU, Memindahkan makam Bapak Marsekal Muda (Anumerta) Abdulrahman Saleh dan ibu Abdulrachman Saleh dari pemakaman Kuncen II, Yogyakarta serta makam Bapak Marsekal Muda (Anumerta) Adi Sucipto dan Ibu Adisutjipto dari pemakaman Kuncen I ke lingkungan Monumen Perjuangan TNI AU Ngoto, Yogyakarta pada tahun 2000. Penetapan nama-nama senior Angkatan Udara dilingkungan Pendidikan Tinggi Yasau seperti Universitas Suryadarma (Unsurya) Jakarta, Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA), Yogyakarta dan Universitas Nurtanio (Unnur), Bandung.

Penghargaan

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (1999)[1] Bintang Dharma (1999)[2]
Baris ke-2 Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama Bintang Kartika Eka Paksi Utama Bintang Jalasena Utama
Baris ke-3 Bintang Bhayangkara Utama Bintang Yudha Dharma Pratama Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
Baris ke-4 Bintang Yudha Dharma Nararya Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
Baris ke-5 Satyalancana G.O.M VII Satyalancana G.O.M IX Satyalancana Seroja
Baris ke-6 Satyalancana Dwidya Sistha (Ulangan II) Pingat Panglima Gagah Angkatan Tentera (P.G.A.T.) - Malaysia Pingat Jasa Gemilang - Tentera (P.J.G.) - Singapura (2000)[3][4]

Referensi

  1. ↑ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 3 September 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Official iNews (2024-11-10), Jenderal Wiranto Pimpin Acara Penyematan Bintang Perwira Tinggi ABRI Tahun 1999, diakses tanggal 2024-11-11
  3. ↑ Author (2000-07-08). "Pingat berprestij untuk Ketua Tunis Angkatan Udara Indon". NewspaperSG. Diakses tanggal 2024-07-10.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  4. ↑ "Singapore Deputy Prime Minister and Minister for Defence Tony Tan..." Getty Images (dalam bahasa American English). 2023-07-14. Diakses tanggal 2024-07-21.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan