Rabu, 14 Oktober 2026
11:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Hammad al-Harrani

Hammad al-Harrani

Ulama Islam

Bagikan:
Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa Inggris. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas bahasa Inggris, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa Inggris. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.

Hammad al-Harrani atau Abu al-Thana' Hammad bin Hibat Allah bin Hammad bin al-Fudayl al-Harrani al-Hanbali (bahasa Arab:حماد الحراني) adalah seorang ulama Muslim, penyair, pedagang dan pengelana yang meninggalkan kota asalnya Harran untuk tinggal di Aleksandria dengan dibawah pemerintahan Salah al-Din al-Ayyubi. Kedua kota tersebut didominasi oleh mazhab Hambali. Namun, dia kembali ke Harran dan meninggal di sana pada tahun 598 H / 1202 M.[1] Dia adalah penulis sejarah yang hilang di Harran[2] dan puisi yang disusun.[3]

Ada banyak ulama yang mendengarkan dan menyampaikan hadits dari Hammad al-Harrani selama dia tinggal di Alexandria dan setelah ia kembali ke Harran; di antaranya ialah Ibnu al-Hajib (570-646 H) dan Ahmad al-Harrani.[4]

250px-Hammad-autograph.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda tangan Hammad al-Harrani, tertanggal 1179 M, Koleksi Adilnor.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Ibn 'Imad , Shajarat IV, 335, Cairo 1350-01; Ibn Kathir, Bidayah, XIII, 33f, A manuscript of Ibn 'Abd al-Birr's Istidhkar was written for him in 573 AH/1177-08. Ref. Y. al-'Am, Fihris Makhtutat Dar al-Kutub al-Zahiriyah 274, Damascus 1366/1947.
  2. ↑ See Rosenthal, Histrography p. 466; David Morray, A Medieval Muslim scholars at work: Ibn Tawus and his library by Etan Kohlberg and An Ayyubid notable and his world: Ibn al-'Adim and Aleppo as portrayed in his Biographical dictionary of People associated with the city, p.8.
  3. ↑ 'Umar Rida Kahhalah, Mu'jam al-Mu'allifin.
  4. ↑ Ibn al-Sabuni, Takmilah Ikmal al-Ikmal.
Abad ke-3 H
Abad ke-4 H
Abad ke-5 H
Abad ke-6 H
Abad ke-7 H
Abad ke-8 H
Abad ke-11 H
Abad ke-12 H
Abad ke-14 H
Abad ke-15 H
Metode penentuan abad seorang ulama dengan tahun kematiannya, Lihat Panduan Penggunaan


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan