Selasa, 03 November 2026
00:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Hak asasi hewan

Hak asasi hewan

gagasan bahwa kebutuhan hewan non-manusia harus diberikan pertimbangan yang sama seperti kebutuhan manusia

Bagikan:
Hak asasi hewan
250px-Shanghai-monkey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Advokat hak asasi hewan menyatakan bahwa hewan harus dipandang sebagai orang, bukan benda.[1]
DeskripsiHewan adalah anggota dari komunitas moral.[2]
Pencetus awalJeremy Bentham (1748–1832)
Henry Salt (1851–1939)
Pencetus modernPeter Singer, Tom Regan,
Gary Francione
Teks kunciSalt's Animals' Rights (1894)
Singer's Animal Liberation (1972)
SubyekFilsafat, etika

Hak asasi hewan, juga dikenal sebagai kebebasan hewan, adalah ide bahwa hak-hak dasar hewan non-manusia harus dianggap sederajat sebagaimana hak-hak dasar manusia.[3] Para pendukung mendekati masalah ini dari posisi filosofis yang berbeda, mulai dari gerakan proteksionis yang dicetuskan filsuf Peter Singer—dengan fokus utilitarian terhadap penderitaan dan konsekuensi, alih-alih konsep hak itu sendiri—sampai gerakan abolisionis yang dicetuskan profesor hukum Gary Francione, yang menyatakan bahwa hewan hanya butuh satu hak, yaitu hak untuk tidak dijadikan benda atau properti. Meski ada berbagai macam pendekatan, mereka semua setuju bahwa hewan harus dipandang sebagai orang non-manusia dan anggota komunitas moral, serta tidak digunakan sebagai makanan, pakaian, subjek penelitian, atau hiburan.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ See, for example, Francione, Gary. Animals as persons. Columbia University Press, 2008, p. 1.
  2. ↑ "'Personhood' Redefined: Animal Rights Strategy Gets at the Essence of Being Human", Association of American Medical Colleges, retrieved May 17, 2010; Taylor, Angus. Animals and Ethics, Broadview Press, 2003, pp 15ff.
  3. ↑ Wise, Steven M. "Animal Rights" Diarsipkan 2008-11-18 di Wayback Machine, Encyclopædia Britannica, 2007, accessed May 17, 2010.
    • Also see Taylor, Angus. Animals & Ethics. Broadview Press, 2003, p. 15 ff, and in particular p. 16.
  4. ↑ Taylor, Angus. Animals and Ethics. Broadview Press, 2003, p. 15ff.
    • Also see "'Personhood' Redefined: Animal Rights Strategy Gets at the Essence of Being Human", Association of American Medical Colleges, retrieved May 17, 2010.
    • For the two sides of the movement, see Francione, Gary L. and Garner, Robert. The Animal Rights Debate: Abolition or Regulation?. Columbia University Press, 2010; in particular see "The Abolition of Animal Exploitation" by Gary Francione for the abolitionist position (p. 1ff) and "A Defense of a Broad Animal Protectionism" by Robert Garner for the protectionist position (p. 103ff). A debate between Francione and Garner can be found on p. 175ff.
    • For an argument against animals as property, see, for example, Steiner, Gary. Foreword in Gary Francione (ed.). Animals as persons: essays on the abolition of animal exploitation. Columbia University Press, 2008, p. ix ff.

Pranala luar

Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Hak asasi hewan.



Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan