Senin, 28 September 2026
10:08 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Hajduk

Hajduk

250px-Welt-Galleria_T063.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hajduk, 1703
250px-Hajduk_Veljko_Petrovic.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hajduk-Veljko, Hajduk Serbia yang berperan dalam perlawanan terhadap Utsmani pada paruh pertama abad ke-19.

Hajduk adalah semacam tentara tidak tetap infanteri yang beraksi di Eropa Tengah dan sebagian Eropa Tenggara dari awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-19. Mereka memiliki berbagai reputasi mulai dari bandit hingga pejuang kemerdekaan tergantung waktu, tempat, dan musuh mereka.

Di wilayah Kekaisaran Utsmaniyah di Eropa, istilah hajduk bermakna bandit, pejuang dan perampok Balkan. Mereka menyasar pejabat Utsmani dan orang-orang kaya, terutama orang-orang Turki yang kaya. Mereka juga menjarah dan menghukum orang-orang Ottoman yang dianggap menindas rakyat sebagai upaya balas dendam.[1]

Dalam cerita rakyat Balkan, hajduk (hajduci atau haiduci dalam bentuk jamak) adalah sosok pahlawan yang mencuri dan memimpin para anak buahnya dalam perang melawan Ottoman atau Habsburg. Mereka dianggap setara dengan tokoh legendaris Inggris Robin Hood dan pengikutnya yang mencuri dari orang kaya dan memberikannya kepada orang miskin, sambil menentang hukum dan pejabat yang dianggap tidak adil.

Para hajduk pada abad ke-17, ke-18 dan ke-19 umumnya merupakan gerilyawan yang melawan kekuasaan Ottoman dengan merampok pejabat, pedagang dan pelancong lokal. Dengan demikian, istilah itu juga bisa merujuk pada semua perampok dan memiliki konotasi negatif.[2][3]

Etimologi

Asal kata "hajduk" masih tidak jelas. Salah satu teori mengatakan bahwa hajduk berasal dari kata Turki haidut atau haydut (artinya bandit), yang pada awalnya digunakan oleh Utsmani untuk menyebut para tentara infanteri Hungaria dan Persemakmuran Polandia-Lituania. Teori lain menyatakan bahwa kata tersebut berasal dari bahasa Hungaria hajtó atau "hajdó" (jamak hajtók atau "hajdók"), yang berarti pengiring (ternak).[4]

Bentuk kata dalam berbagai bahasa

Bentuk kata dalam berbagai bahasa, dalam bentuk tunggal, antara lain:

Referensi

  1. ↑ Gabor Agoston; Bruce Alan Masters (21 Mei 2010). Encyclopedia of the Ottoman Empire. Infobase Publishing. hlm. 252. ISBN 978-1-4381-1025-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Найден Геров. 1895-1904. Речник на блъгарский язик.Хайдукъ
  3. ↑ Л.Андрейчин и др. 2006. Български тълковен речник. Четвърто издание
  4. ↑ Petrović, Aleksandar. These persons become later soldiers at the Hungarian-Ottoman Serbian border and fight against the Ottoman Turks. The Role of Banditry in the Creation of National States in the Central Balkans During the 19th Century Diarsipkan 2013-08-01 di Wayback Machine.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan