Rabu, 21 Oktober 2026
10:10 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
HMAS Sydney (R17)

HMAS Sydney (R17)

Bagikan:
Untuk kapal lain dengan nama serupa, lihat HMAS Sydneydan HMS Terrible.
An aircraft carrier travelling at slow speed. Naval personnel in black uniforms are lined up on the forward half of the flight deck, while propeller aircraft with folded wings crowd the back half.
HMAS Sydney di Port Melbourne, 1949

HMAS Sydney (R17/A214/P214/L134) adalah sebuah kapal induk ringan kelas-Majestic yang dimiliki oleh Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy, RAN). Kapal ini awalnya dibuat untuk Angkatan Laut Britania Raya sebagai HMS Terrible (93) dan mulai meluncur pada 1944, tetapi pembangunan kapal ini tidak selesai sebelum berakhirnya Perang Dunia II. Kapal induk ini lalu dijual ke Australia pada 1947, lalu pembangunanya diselesaikan dan mulai beroperasi di AL Australia dengan nama Sydney pada 1948.

Sydney adalah kapal induk konvensional pertama yang diperasikan AL Australia, dan misinya termasuk operasi dalam Perang Korea, mengirimkan pasokan untuk mendukung Malaysia dalam Konfrontasi Indonesia-Malaysia, serta transportasi tentara dan perlengkapan dalam Perang Vietnam. Kapal ini berhenti beroperasi pada 1973. Pada 1975, Sydney dijual ke sebuah pabrik baja Korea Selatan sebagai rongsokan untuk dihancurkan.

Referensi

Buku
Jurnal dan berita
Situs web dan siaran pers
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan