Selasa, 03 November 2026
04:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Hébertis

partai politik di Perancis

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Hébertisme.
Hébertis
Héberistes
PendiriJacques Hébert
Dibentuk1791;235 tahun lalu (1791)
Dibubarkan1794
Kantor pusatParis
Surat kabarLe Père Duchesne
IdeologiJakobinisme
Ateisme negara
Radikalisme
Populisme sayap kiri[1][2]
Anti-rohaniwan
Terorisme revolusioner
Posisi politikSayap kiri sampai kiri jauh
Afiliasi nasionalCordeliers
Warna 

Hébertis (bahasa Prancis:Hébertistes), atau Eksagerator (bahasa Prancis:Exagérés) adalah sebuah kelompok politik revolusi radikal yang berasosiasi dengan jurnalis populis Jacques Hébert, seorang anggota klub Cordeliers. Mereka berkuasa pada masa Pemerintahan Teror dan memainkan peran signifikan dalam Revolusi Prancis.

Kaum Hébertis merupakan pendukung yang sangat bersemangat terhadap dekristenisasi Prancis dan tindakan ekstrem dalam dinas Teror, termasuk Hukum Tersangka yang dibuat pada 1793. Mereka mendukung campur tangan langsung negara terhadap urusan ekonomi untuk memastikan persedian komoditas yang memadai, menganjurkan mengambil alih anggur dan biji.

Pemimpinnya dieksekusi dengan guillotine pada 24 Maret 1794.

Referensi

  1. ↑ Matthew S. Buckley, Profesor Matthew S Buckley, ed. (2006). Tragedy Walks the Streets: The French Revolution in the Making of Modern Drama. JHU Press. hlm. 129. ISBN 9781139430173. ...Bouloiseau, reviewing the political history of his period, explains that these two purges - the first directed against the populist, radical Hébertists to the Jacobin left, the second at the moderate Dantonists to their right...
  2. ↑ Christopher K. Ansell, ed. (2001). Schism and Solidarity in Social Movements: The Politics of Labor in the French Third Republic. Cambridge University Press. hlm. 40. ISBN 9781139430173.

Bacaan tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan