Kamis, 24 September 2026
02:35 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Gyaru

Gyaru

250px-Girls_in_Tokyo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gyaru di Shibuya, tengah: ciri khas rias wajah gyaru; kanan: tipe age-jou (age嬢, rambutnya digelung ke atas). Pakaian mode musim panas 2007.
250px-Young_Harajuku_Girls.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gyaru di Harajuku, rias wajah natural.

Gyaru (ギャル) adalah kata serapan dalam bahasa Jepang untuk gal, slang untuk girl (gadis, anak perempuan) dalam bahasa Inggris. Istilah gyaru dipakai untuk gadis-gadis muda berusia 10 hingga 20 tahun yang fashionable, mengenakan busana model mutakhir, rambut dicat warna coklat keemasan, tata rias wajah di luar kebiasaan, dan pemilihan busana mix and match yang kontroversial.[1] Busana yang dikenakan gyaru dipengaruhi majalah mode yang dibaca mereka.[1]

Gyaru pertama kali dikenal pada tahun 1980-an. Gadis di kota-kota pada masa itu dipengaruhi oleh paham materialisme pada puncak pertumbuhan ekonomi Jepang. Mereka menyadari bahwa penampilan dapat dipakai untuk memperoleh materi yang mereka inginkan. Sebagian di antara mereka tampil sebagai gadis kekanak-kanakan dan kurang dapat bergaul dengan teman-teman perempuan sebaya, tetapi laki-laki ternyata tetap menyukai mereka.

Gyaru tahun 1980-an dapat dikenali dari kulit mereka yang berwarna coklat gelap hasil tanning salon. Tren kulit berwarna gelap awalnya berasal dari Los Angeles yang identik dengan budaya pantai dan berselancar. Model busana gadis peselancar Los Angeles banyak memperlihatkan bagian tubuh yang terbuka.

Penggolongan

Sejak sekitar tahun 2000-an, gyaru secara garis besar dibagi dua: gyaru putih (白ギャル, shiro gyaru) dan gyaru hitam (黒ギャル, kuro gyaru). Shiro gyaru menghargai dirinya sebagai gadis biasa. Mereka masih memikirkan masa depan, dan terpengaruh "demam kulit putih indah" yang dipopulerkan perusahaan kosmetika Sonoko. Shiro gyaru membiarkan kulit mereka berwarna putih alami.

Gyaru hitam adalah keturunan dari kogyaru (コギャル) atau anak sekolah menengah atas. Ciri khas busana kogyaru adalah rok mini, kaus kaki panjang dan longgar loose socks, dan rias wajah ganguro (顔黒). Arti ganguro adalah gan gan kuroi (ガンガン黒い) yang berarti sangat hitam, tetapi bisa juga diartikan wajah hitam (gan, wajah; kuro, hitam). Rias wajah ganguro didapat dari alas bedak berwarna gelap atau kulit wajah yang sudah gelap setelah pergi ke tanning salon.

Busana gyaru putih mengikuti pakaian yang dikenakan artis atau selebritas dari Los Angeles. Setelah usia mereka makin meningkat, mereka berubah secara alami menjadi tipe gadis dewasa onee-kei (お姉系). Majalah yang dibaca gadis muda juga berubah sejalan dengan bertambahnya usia. Gyaru belasan tahun pembaca Popteen, misalnya, setelah menjadi onee-kei, majalah yang dibaca adalah CanCam.[1]

Di antara onee-kei atau shiro gyaru yang beranjak dewasa, sebagian mengikuti majalah mode pakaian selebritas dari Los Angeles, sementara sebagian lagi mengikuti mode majalah busana tren hime-kei (姫系) yang dipopulerkan oleh model yang bekerja sebagai kyabakura-jou (キャバクラ嬢, gadis kyabakura). Dari pembaca majalah busana hime-kei bermunculan gadis koakuma-ageha (小悪魔ageha) disingkat age-jou (age嬢).

Gadis onee-kei adalah gadis yang beranjak dari tipe gyaru menjadi dewasa, dan busana yang dikenakan mereka mulai terlihat seperti busana gadis dewasa. Gadis tipe onee-kei memakai merek-merek busana produk Shibuya 109. Di antara gadis onee-kei, masih ada onee-kei dengan model busana gadis kaya yang kawaii.

Sementara itu, populasi gyaru hitam (kurogyaru) dari tahun ke tahun semakin berkurang. Sebagian dari mereka berubah menciptakan mode gyaru hitam baru yang disebut yamamba (ヤマンバ). Kata yamamba berasal dari kata yamauba (山姥, nenek gunung). Gadis yamamba berambut putih dan berkulit gelap, dinamakan yamamba karena penampilan mereka mirip nenek yang dibuang ke gunung. Dari gadis-gadis yamamba muncul tren baru gyaru hitam yang disebut afurikanba (アフリカンバ), serenba (セレンバ, selebriti hitam), karamba (カランバ, hitam seperti gagak atau karasu), dan marimba (マリンバ).

Referensi

  1. 1 2 3 "女性ファッション誌の分類・分析2007". Elastic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-04-21. Diakses tanggal 2012-01-29.

Pranala luar

Media terkait Gyaru di Wikimedia Commons

Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan