Sabtu, 17 Oktober 2026
05:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Gustavo Noboa

Gustavo Noboa

politikus, Ekuador

Bagikan:
Gustavo Noboa
250px-Gustavo_Noboa_Bejarano_en_2000.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Ekuador ke–42
Masa jabatan
22 Januari 2000 –15 Januari 2003
PendahuluJamil Mahuad
PenggantiLucio Gutiérrez
Wakil Presiden Ekuador
Masa jabatan
10 Agustus 1998 –21 Januari 2000
PresidenJamil Mahuad
PendahuluPedro Aguayo Cubillo
PenggantiPedro Pinto Rubianes
Gubernur Guayas
Masa jabatan
Maret 1983 –Agustus 1984
PresidenOsvaldo Hurtado Larrea
PenggantiJaime Nebot
Informasi pribadi
LahirGustavo José Joaquín Noboa Bejarano
(1937-08-21)21 Agustus 1937
Meninggal16 Februari 2021(2021-02-16) (umur 83)
Partai politikDemokrasi Populer
Suami/istriMaría Isabel Baquerizo
AlmamaterUniversitas Guayaquil

Gustavo José Joaquín Noboa Bejarano (21 Agustus 1937 – 16 Februari 2021) adalah seorang politikus Ekuador yang pernah menjabat sebagai Presiden Ekuador dari 22 Januari 2000 hingga 15 Januari 2003 dan Wakil Presiden selama pemerintahan Presiden Jamil Mahuad.[1]

Presiden

Pada 21 Januari 2000, kudeta militer terjadi dan menggulingkan pemerintahan Mahuad, keesokan harinya Noboa menjadi Presiden Ekuador sesuai dengan amanat konstitusi. Ia mendapat dukungan populer dari penduduk asli negara itu.

Masa kepresidenan Noboa ditandai dengan upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi Ekuador, yang saat itu sedang mengalami resesi, termasuk pembebasan aset senilai US$ 400 juta yang dibekukan oleh pemerintah sebelumnya. Ia meninggalkan jabatannya pada tahun 2003 setelah Lucio Gutiérrez menang dalam pemilihan presiden 2002.

Kontroversi

Noboa dituduh salah dalam mengelola utang luar negeri negara[2] oleh mantan presiden, León Febres Cordero.

Setelah masa jabatannya berakhir, tuduhan penyimpangan dalam negosiasi utang luar negeri yang merugikan negara US$ 9 miliar dilontarkan kepada mantan presiden tersebut. Ia membantah tuduhan itu, yang bisa membuatnya masuk penjara selama dua puluh lima tahun jika terbukti bersalah. Mengklaim bahwa ia adalah korban penganiayaan yang tidak adil, ia mengajukan permohonan suaka politik ke Republik Dominika, yang kemudian diberikan pada 11 Agustus 2003. Mahkamah Agung membatalkan kasusnya karena kasus ini tidak diinisiasi oleh dua pertiga anggota kongres seperti yang ditetapkan oleh konstitusi. Namun, tak lama kemudian, pasca masa kepresidenan Gutiérrez berakhir, dakwaan terhadap Noboa diberlakukan kembali. Ia ditempatkan di bawah tahanan rumah pada Mei 2005. Pada 16 Maret 2006, Mahkamah Agung mencabut perintah penahanan terhadap Noboa.[3]

Meninggal

Pada 16 Februari 2021 Noboa meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung saat sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi tumor otak di Jackson Memorial Hospital di Miami, Amerika Serikat.[4][5]

Referensi

  1. ↑ "Vicepresidentes en la historia" (PDF). www.vicepresidencia.gob.ec. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-11-02. Diakses tanggal 25 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ecuador ex-president seeks asylum" Diarsipkan 2021-02-24 di Wayback Machine, BBC News, 28 Juli 2003
  3. ↑ "Ecuador's ex-President Gustavo Noboa released from house arrest", The Associated Press, 17 Maret 2006
  4. ↑ "Murió el expresidente Gustavo Noboa" Diarsipkan 2021-02-17 di Wayback Machine, El Universo, 16 Februari 2021
  5. ↑ "Ex-Ecuadorian leader Gustavo Noboa dies after brain surgery" Diarsipkan 2021-10-20 di Wayback Machine, ABC News, 17 Februari 2021

Pranala luar

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Jamil Mahuad
Presiden Ekuador
2000–2003
Diteruskan oleh:
Lucio Gutiérrez
Didahului oleh:
Pedro Aguayo Cubillo
Wakil Presiden Ekuador
1998–2000
Diteruskan oleh:
Pedro Pinto Rubianes
120px-National_Standard_of_Ecuador.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan