Sabtu, 03 Oktober 2026
12:34 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Gurung

Bagikan:
Gurung
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Monokotil
Klad:Komelinid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Supertribus:
Tribus:
Subtribus:
Genus:
Spesies:
D. scandens
Nama binomial
Dinochloa scandens
Artikel takson sembarang

Gurung (Dinochloa scandens) atau bambu cangkoreh adalah bambu hijau dan termasuk ke dalam keluarga Poaceae. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga 30 meter atau lebih.[1] Batangnya berkayu dengan diameter 8–30 mm.[2] Tumbuhan ini berasal dari Asia Barat dan menyebar ke Thailand, Malaysia, juga dapat ditemukan di Indonesia. Salah satu tempat persebarannya ada di Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.[3]

Tunas muda tumbuhan ini dapat dikonsumsi sebagai sayur. Cairan yang dikeluarkan oleh batang atau ruas yang baru dipotong dianggap baik sebagai obat tetes mata.[4] Tunas mudanya dapat digunakan untuk mengobati cacingan. Batangnya yang sudah tua digunakan oleh masyarakat setempat untuk membuat keranjang kasar untuk mengangkut batu dari sungai.

Referensi

  1. ↑ "Dinochloa scandens". plantamor.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-30. Diakses tanggal 2021-09-26.
  2. ↑ "Dinochloa scandens - Useful Tropical Plants". tropical.theferns.info. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-29. Diakses tanggal 2021-09-26.
  3. ↑ Jamun, Rosalia; Hendra, Medi; Hariani, Nova (2020-07-30). "KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN OBAT DI SUKU MANGGARAI KECAMATAN NDOSO KABUPATEN MANGGARAI BARAT NUSA TENGGARA TIMUR (NTT)". Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA (dalam bahasa Inggris). 11 (2): 271–299. doi:10.26418/jpmipa.v11i2.40810. ISSN 2579-7530. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-02. Diakses tanggal 2021-09-26.
  4. ↑ "IPBiotics - View TumbuhanObat". ipbiotics.apps.cs.ipb.ac.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-30. Diakses tanggal 2021-09-26.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan