Sabtu, 03 Oktober 2026
10:46 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Guo Moruo

Guo Moruo

Bagikan:
250px-Guomoruo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Guo Moruo

Guo Moruo adalah nama pena dari sejarawan, penulis, penyair, arkeologis dan pejabat dari Sichuan, Cina Guo Kaizhen.[1] Ia lahir di Shawan, Leshan, provinsi Sichuan, Cina pada bulan November 1892 dan meninggal di Beijing 12 Juni 1978.[2] Sebagai penyair ia dikenal lewat kumpulan puisinya berjudul Sang Dewi (女神) yang termasuk puisi bebas.[1] Dalam bidang ilmu sejarah ia dikenal lewat karyanya Zhongguo gu dai she hui yan jiu (中国古代社会硏究) [3] Guo Moruo adalah penganut paham Marxisme.[3]

Ia terlahir dari keluarga kaya dan berperangai buruk sewaktu muda.[2] Pada tahun 1913 Guo Moruo melarikan diri dari pernikahan yang diatur oleh keluarganya ke Jepang untuk belajar ilmu pengobatan.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Zhao, Zhangzheng(赵长征). (2007). Wenxue Zhuanye Hanyu Jiaocheng (文学专业汉语教程). Beijing: Peking University Press (北京大学出版社). Hal. 24
  2. 1 2 3 (Inggris) Su Shi Diarsipkan 2015-04-26 di Wayback Machine., Encyclopædia Britannica Online. Diakses pada 31 Mei 2010.
  3. 1 2 (Inggris) Guo Moruo Diarsipkan 2012-11-15 di Wayback Machine., Culturan China. Diakses pada 31 Mei 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penulis, penyair, pengarang, atau sastrawan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan