Minggu, 27 September 2026
16:54 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kota Gunungsitoli

Kota Gunungsitoli

kota di Provinsi Sumatera Utara

Kota Gunungsitoli
Transkripsi bahasa daerah
 • Li NihaKota Gunungsitoli
 • Surat Batakᯂᯬᯖ ᯎᯮᯉᯮᯝ᯲ᯘᯪᯖᯬᯞᯪ
250px-Cap_Go_Meh_Gunungsitoli.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perayaan Cap Go Meh
250px-Ya%27ahowu_Park%2C_Gunungsitoli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taman Ya'ahowu
Lambang resmi Kota Gunungsitoli
Lambang
Motto: 
Samaeri
(Nias) Penjaga
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kota_Gunungsitoli&revid=29828276&groups=_45e4acb1fdd9eb6b1279c382457ef4ba57c6f935&parser=parsoid
Peta Kota Gunungsitoli
Kota Gunungsitoli di Sumatra
Kota Gunungsitoli
Kota Gunungsitoli
Peta Kota Gunungsitoli
Tampilkan peta Sumatra
Kota Gunungsitoli di Indonesia
Kota Gunungsitoli
Kota Gunungsitoli
Kota Gunungsitoli (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 1°07′N 97°34′E / 1.12°N 97.57°E / 1.12; 97.57
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
Tanggal berdiri26 November 2008
Dasar hukumUU Nomor 47 Tahun 2008
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 6
  • Kelurahan: 3
  • Desa: 98
Pemerintahan
 • JenisWali kota—dewan
 • BadanPemerintah Kota Gunungsitoli
 • Wali KotaSowa'a Laoli
 • Wakil Wali KotaMarthinus Lase
 • Sekretaris DaerahMeiman Kristian Harefa
 • Ketua DPRDAdrianus Zega
Luas
 • Total469,36 km2 (181,22 sq mi)
 • Luas daratan469,4 km2 (181,2 sq mi)
Populasi
 • Total138.184
 • Kepadatan290/km2 (760/sq mi)
Demografi
 • Agama
 • BahasaIndonesia (resmi), Nias, Batak
 • IPMKenaikan 73,29 (2025)
 tinggi [2]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1278 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0639
Pelat kendaraanBB
Kode Kemendagri12.78 Suntingan nilai di Wikidata
Kode SNI 7657:2023GNS
APBDRp 749.570.000.000,- (2024)[3]
PADRp 44.450.000.000,- (2024)[3]
DAURp 437.482.682.000,- (2024)[4]
DAKRp 122.102.679.000,- (2024)[5]
Situs webwww.gunungsitolikota.go.id

Kota Gunungsitoli adalah kota di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Gunungsitoli sudah berdiri sejak abad ke-16, tetapi baru diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, H. Mardiyanto, pada tanggal 26 November 2008,[6] menjadi kota otonom sebagai salah satu hasil pemekaran dari Kabupaten Nias. Pada tahun 2022, penduduk kota ini berjumlah 137.583 jiwa dengan kepadatan 293 jiwa/km².[7] Dan pada pertengahan tahun 2024, penduduk kota ini sebanyak 138.184 jiwa.[1]

Sejarah

Gunungsitoli merupakan kota termuda dan terbesar yang ada di Kepulauan Nias. Gunungsitoli ditingkatkan statusnya dari kecamatan menjadi kota otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008.[8]

Berdasarkan catatan sejarah, Gunungsitoli atau sering disebut Luaha sudah dikenal dan dikunjungi sejak abad ke-16. Posisi Kota Luaha ini terletak pada muara Sungai Nou atau Pasar Gunungsitoli saat ini. Pada saat itu ada tiga marga dominan yang menghuni Kota Luaha, yaitu Harefa, Zebua, dan Telaumbanua atau lebih dikenal dengan Sitölu Tua.[8]

Belum diketahui secara pasti asal muasal penamaan Gunungsitoli. Berdasarkan referensi yang ditemukan dari sebuah buku yang ditulis seorang pastor yang mendirikan Museum Pusaka Nias, disebutkan nama Gunungsitoli diberikan oleh para pedagang yang berasal dari Indocina. Kelak, para pedagang inilah yang disebut-sebut sebagai nenek moyang bangsa Nias. Merujuk secara harfiah, jelas kata Gunungsitoli berasal dari kata 'gunung' dan kata 'sitoli'. Gunung berarti tanah yang tinggi (berbukit) dan sitoli berasal dari nama orang yang berdiam di bukit dekat rumah sakit (daerah Onozitoli sekarang).[8]

Geografi

Letak Kota Gunungsitoli di Pulau Nias.[9] Jarak antara Kota Gunungsitoli dengan Kota Sibolga sekitar 85 mil laut.[10] Ada dua pintu masuk dan keluar Pulau Nias yang berada di Kota Gunungsitoli, yaitu Bandar Udara Binaka dan Pelabuhan Angin Gunungsitoli.

Peta

500px-Kota_Gunungsitoli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(Tekan gambar lalu rincian agar gambar lebih tajam). Letak desa-desa dan kecamatan di Kota Gunungsitoli, jalan utama dan jalan lainnya. Semua jalan pada peta di atas dapat dilalui kendaraan. Ket. tambahan: Letak beberapa desa sulit dipastikan sehingga tidak dimasukkan.[11][12]

Topografi

Sebagian besar wilayah kota ini berbukit-bukit sempit dengan ketinggian bervariasi antara 0-800 meter dpl. Struktur batuan dan susunan tanah umumnya bersifat labil, mengakibatkan sering terjadi patahan pada jalan-jalan aspal dan longsor.[13]

Batas Wilayah

Utara Kecamatan Sitolu Ori (Kabupaten Nias Utara)
Timur Samudra Hindia
Selatan Kecamatan Gidö dan Hiliserangkai (Kabupaten Nias)
Barat Kecamatan Alasa Talumuzöi dan Namohalu Esiwa (Kabupaten Nias Utara), serta Hiliduho (Kabupaten Nias)

Iklim dan Cuaca

Seperti wilayah lain di Sumatera Utara, Kota Gunungsitoli beriklim tropis dengan curah hujan yang cenderung tinggi sepanjang tahunnya. Oleh karena wilayahnya yang berada di pesisir, kota ini memiliki suhu udara yang cenderung panas dan lembab, yakni dengan suhu udara antara 23°–33 °C dan kelembapan nisbi di angka 65%–95%.

Data iklim Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.5
(86.9)
30.9
(87.6)
31.1
(88)
31.2
(88.2)
31.3
(88.3)
31.2
(88.2)
30.9
(87.6)
30.4
(86.7)
30.3
(86.5)
30.2
(86.4)
29.7
(85.5)
30.1
(86.2)
30.65
(87.18)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.8
(74.8)
23.9
(75)
24.1
(75.4)
24.2
(75.6)
24.6
(76.3)
24.5
(76.1)
24.3
(75.7)
23.9
(75)
23.7
(74.7)
23.6
(74.5)
23.5
(74.3)
23.7
(74.7)
23.98
(75.18)
Curah hujan mm (inci) 222
(8.74)
185
(7.28)
232
(9.13)
266
(10.47)
213
(8.39)
178
(7.01)
210
(8.27)
228
(8.98)
240
(9.45)
336
(13.23)
358
(14.09)
308
(12.13)
2.976
(117,17)
Rata-rata hari hujan 13 12 15 16 13 12 13 14 14 17 19 17 175
% kelembapan 87 81 78 72 64 66 77 80 86 90 91 90 80.2
Rata-rata sinar matahari harian 5.6 6.5 7.3 7.7 8.4 8.8 8.9 8.2 7.4 6.5 5.6 5.3 7.18
Sumber #1: Climate-Data.org[14]
Sumber #2: BMKG[15]

Pemerintahan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota

No. Wali Kota Potret Mulai menjabat Akhir menjabat Wakil Wali Kota Potret Mulai menjabat Akhir menjabat
3 Sowa'a Laoli 120px-Wali_Kota_Gunungsitoli%2C_Sowa%27a_Laoli_%282025%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 5 Februari 2024 Petahana Marthinus Lase 120px-Wakil_Wali_Kota_Gunungsitoli%2C_Marthinus_Lase_%282025%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 20 Februari 2025 Petahana

Dewan Perwakilan

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Gunungsitoli dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[16] 2019–2024[17] 2024–2029
PKB 1 Penurunan 0 Steady 0
Gerindra 2 Kenaikan 3 Steady 3
PDI-P 4 Kenaikan 6 Penurunan 5
Golkar 4 Penurunan 2 Kenaikan 3
NasDem 2 Steady 2 Kenaikan 4
PKN (baru) 2
Hanura 3 Kenaikan 4 Penurunan 3
PAN 1 Steady 1 Steady 1
Demokrat 6 Penurunan 4 Penurunan 2
Perindo (baru) 2 Steady 2
PKPI 2 Penurunan 1
Jumlah Anggota 25 Steady 25 Steady 25
Jumlah Partai 9 Steady 9 Steady 9

Kecamatan

Kota Gunungsitoli terdiri dari 6 kecamatan, 3 kelurahan dan 98 desa dengan luas wilayah mencapai 280,78 km² dan jumlah penduduk sekitar 139.094 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 496 jiwa/km².[18][19]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Gunungsitoli, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDaftar
Desa/Kelurahan
12.78.01 Gunungsitoli 329Desa
Kelurahan
12.78.05 Gunungsitoli Alo'oa 9Desa
12.78.06 Gunungsitoli Barat 9Desa
12.78.04 Gunungsitoli Idanoi 26Desa
12.78.02 Gunungsitoli Selatan 15Desa
12.78.03 Gunungsitoli Utara 10Desa
TOTAL398

Ekonomi

Sebagian besar mata pencarian penduduk berasal dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, perikanan, termasuk juga perdagangan.

Pertanian

Padi sawah merupakan komoditas tanaman pangan terbesar yang diusahakan para petani. Pada tahun 2012, luas panen padi sawah mencapai 2.968 hektar dengan produksi sebesar 6.808 ton. Tanaman pangan terbesar berikutnya adalah ubi kayu dengan luas panen 231 hektar dan produksi 440 ton. Yang unik adalah komoditas ubi jalar. Luas panennya dapat mencapai 434 hektar, tetapi produksinya hanya 14 ton karena mayoritas penduduk menanam ubi jalar hanya memanfaatkan daunnya, bukan memanen umbinya, yang digunakan untuk makanan ternak babi.[20]

Kesehatan

Pariwisata

Panorama pantai yang indah, rumah adat Nias, dan peninggalan sejarah berupa batu megalit yang tersebar di setiap kecamatan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ada sembilan pantai yang telah dikomersialkan untuk umum, yaitu Pantai Nusa Lima, Malaga, Marina, Simanaere, Laowömaru, Bunda, Muara Indah, Carlita, dan Hoya.[21] Keberadaan Kota Gunungsitoli menjadi pintu gerbang wisata di Pulau Nias, beberapa objek pariwisata, di antaranya:

  1. Gua Tögi Ndrawa; sebuah gua kuno yang lokasinya berada di desa Lelewönu Niko'otanö, Kecamatan Gunungsitoli, sekitar 3 km dari pusat kota.
  2. Muara Indah; sekitar 15 km dari pusat kota, tidak jauh dari Pantai Charlita. Tempat ini berada di muara sebuah danau di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara.
  3. Museum Pusaka Nias berada di Kota Gunungsitoli.[22] Alamatnya di Jalan Yos Sudarso No. 134A.[23] Museum Pusaka Nias didirikan pada tahun 1995.[24] Pemrakarsa pendiriannya ialah seorang pastor bernama Johannes Hämmerle.[25]
  4. Rumah Adat Desa Tumöri; sekitar 10 rumah adat di Desa Tumöri, Kecamatan Gunungsitoli Barat, berjarak 30 menit dari Bandara Binaka.
  5. Taman Ya'ahowu, berada di pesisir pusat Kota Gunungsitoli tepatnya di Jl. Lagundri, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

Referensi

  1. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, 2025". www.sumut.bps.go.id. Diakses tanggal 6 Maret 2026.
  3. 1 2 "Postur APBD Kota Gunungsitoli Tahun 2024". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. ↑ "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Sumatera Utara". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. II-55. Diakses tanggal 23 November 2024. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ "UU No. 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumatera Utara [JDIH BPK RI]". peraturan.bpk.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-27. Diakses tanggal 2022-06-27.
  7. ↑ "Kota Gunungsitoli Dalam Angka 2023" (pdf). BPS Kota Gunungsitoli. hlm. 9, 51. Diakses tanggal 9 Maret 2021.
  8. 1 2 3 "Profil Kota Gunungsitoli". Kementerian Dalam Negeri. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-09-03. Diakses tanggal 2014-05-07.
  9. ↑ Hikmah, Fitri Noor (2023). Zai, Syukur Rahmat Putra Selamat (ed.). Statistik Daerah Kota Gunungsitoli 2023. Badan Pusat Statistik Kota Gunungsitoli. hlm. 1. ISSN 2807-5234.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Kaban, Claudia Damaris Br (2022). Statistik Daerah Kota Gunungsitoli 2022. Badan Pusat Statistik Kota Gunungsitoli. hlm. 1. ISSN 2807-5234.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Kota Gunungsitoli dalam Angka". 2025.
  12. ↑ "Kec. Gunungsitoli dalam Angka". 2025.
  13. ↑ Statistik Daerah Kota Gunungsitoli 2013. Gunungsitoli: BPS. 2013. hlm. 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-08-11. Diakses tanggal 07-05-2014.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  14. ↑ "Gunungsitoli, Sumatera Utara, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 4 Mei 2025.
  15. ↑ "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 66 & 131. Diakses tanggal 4 Mei 2025.
  16. ↑ Perolehan Kursi DPRD Kota Gunungsitoli 2014-2019
  17. ↑ Perolehan Kursi DPRD Kota Gunungsitoli 2019-2024
  18. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  19. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  20. ↑ Statistik Daerah Kota Gunungsitoli 2013. Gunungsitoli: BPS. 2013. hlm. 13. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-08-11. Diakses tanggal 07-05-2014.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  21. ↑ Statistik Daerah Kota Gunungsitoli 2013. Gunungsitoli: BPS. 2013. hlm. 16. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-08-11. Diakses tanggal 07-05-2014.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  22. ↑ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 56. ISBN 978-979-8250-66-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  23. ↑ "Daftar Museum Kebudayaan per Kec. Gunungsitoli". Data Referensi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 3 Juni 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  24. ↑ Roro (29 Desember 2018). "Museum Pusaka Nias". Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Diakses tanggal 3 Juni 2025.
  25. ↑ Zendrato, Victorianus (31 Mei 2024). Rahman, Bobi (ed.). "Yayasan Pusaka Nias Luncurkan Buku Kisah P. Johannes". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 Juni 2025.

Pranala luar

Provinsi
Kabupaten
Kota
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan