Senin, 12 Oktober 2026
01:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Gunung Kelima

Gunung Kelima

novel karya Paulo Coelho

Bagikan:
Gunung Kelima
250px-Coelhopaulo26012007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paulo Coelho, pengarang buku Gunung Kelima
PengarangPaulo Coelho
Judul asliO Monte Cinco
NegaraBrasil
BahasaPortuguese
PenerbitEdisi Bahasa Inggris, Harper Perennial. Edisi bahasa Indonesia, Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit
Edisi bahasa Inggris, 1998 Edisi bahasa Indonesia, 2005

Gunung Kelima adalah novel kelima karangan Paulo Coelho yang diterbitkan dalam bahasa Inggris pada tahun 1998 dan dalam bahasa Indonesia pada tahun 2005.[1]

Plot

Dikisahkan tentang Nabi Elia, seorang nabi yang diajarkan oleh orang-tuanya untuk menolak panggilannya dari Tuhan.[2] Dia terpakasa menuruti panggilannya ketika rajanya, Raja Ahab memperbolehkan istrinya, Ratu Jezebel untuk memaksakan rakyat Israel untuk menyembah salah satu dewa berhalanya.[2] Setelah penderitaan berkepanjangan dan di bawah ancaman kematian, Elia meloloskan diri dan diutus Tuhan untuk mencari seorang janda dari Akbar yang akan menerimanya walaupun wanita itu sendiri kesusahan untuk mencari makanan bagi anaknya.[3] Ketika kota itu terancam peperangan, Elia berseru pada Tuhan agar menyelamatkan kota itu dan penduduknya, tetapi Tuhan seakan tidak mendengar.[4] Ketika dia meminta Tuhan menyelamatkan perempuan yang dicintainya, Tuhan pun seakan memalingkan muka tak peduli.[5] Segala percobaan ini membuat Elia mempertanyakan kasih dan kemurahan hati Tuhan, dan mendorongnya mengambil keputusan: menentang Tuhan sampai Dia memberikan jawaban.[6] Dari wanita dan putranya inilah Elia belajar untuk mencintai, bertahan dalam rasa kehilangan dan tetap tegar melawan kekuatan tirani yang fanatik.[5]

Tema

Meski cerita ini diambil dari cuplikan episode di Alkitab, temanya bersifat universal, yakni membahas hubungan antara manusia dan Tuhannya, dan betapa pentingnya iman serta harapan.[7] Melalui tokoh utama dalam cerita, Elia, di paparkan pelajaran-pelajaran tentang menghadapi saat kemalangan.[7] Di situ muncul berbagai pandangan orang-orang yang menghadapi kemalangan ada orang-orang yang menjadi lebih kuat setelah mengalami kemalangan, ada pula yang langsung menyerah dan tak mau bangkit lagi.[7] Ada yang jadi meninggalkan Tuhan, ada pula yang jadi lebih dekat dengan Tuhan.[7] Dalam buku ini, digambarkan konsep ketuhanan yang tidak biasa, unik dan realistis.[8]

Cinta juga merupakan daya tarik yang bisa diharapkan dari buku ini seperti kutipan dalam buku ini Tuhan mendengarkan doa-doa orang-orang yang minta dijauhkan dari kebencian, tetapi Dia menulikan diri dari orang-orang yang hendak melarikan diri dari cinta dan Dari arah manapun kau melihatnya, gunung itu kelihatan beda, padahal dia gunung yang sama. Begitu pula seluruh ciptaanː mereka merupakan cerminan wajah berbeda dari Tuhan yang sama.[8] Melalui tokoh utama, disiratkan mengenai ajaran tentang bagaimana pembelajaran manusia itu berkelanjutan dan tidak terbatas waktu dan bahwa Tuhan akan selalu mendampingi di saat manusia menjalankan pembelajaran-pembelajaran tersebut.[9]

Gaya penulisan

Gaya penulisan menggunakan pola yang kurang lebih serupa dengan buku Sang Alkemis.[7] Paulo Coelho menceritakan kembali kisah Nabi Elia dari kisah Alkitab Perjanjian Lama dengan gaya penulisan novel moderɳ.[7] Ceritanya berpusat kepada tokoh utama, Nabi Elia dan pergulatannya melalui rintangan-rintangan seperti perutusannya dan perasaan cintanya terhadap seorang janda di tempat pertusannya.[7]

Rujukan

  1. ↑ "Gunung Kelima". Bukabuku. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-04-23. Diakses tanggal 2 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Coelho, Paulo (2005). Gunung Kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 18.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  3. ↑ Coelho, Paulo (2005). Gunung Kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 25.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  4. ↑ Coelho, Paulo (2005). Gunung Kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 30.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  5. 1 2 Coelho, Paulo (2005). Gunung Kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 50.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  6. ↑ Coelho, Paulo (2005). Gunung Kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 70.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  7. 1 2 3 4 5 6 7 "Gunung Kelima". Harpercollins. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-27. Diakses tanggal 2 April 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 "Gunung Kelima". bukabuku. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-23. Diakses tanggal 2 April 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Gunung Kelima". Barnesandoble. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-17. Diakses tanggal 2 April 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan