Jumat, 25 September 2026
16:02 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Gulangyu

Gulangyu

pulau di Republik Rakyat Tiongkok

250px-Gulangyu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arsitektur kolonial di Pulau Gulangyu
250px-Beach_on_Gulangyu_Island_XiamenChina_Photo_Don_Ramey_Logan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pantai di Pulau Gulangyu
Gulangyu
Hanzi tradisional: 鼓浪嶼
Hanzi sederhana: 鼓浪屿
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Gǔlàngyǔ
Min Nan
- Romanisasi POJ: Kó͘-lōng-sū

Gulangyu (Hanzi:鼓浪屿;Pinyin:Gǔlàngyǔ) adalah pulau di lepas pantai daerah Xiamen, provinsi Fujian Tiongkok. Luas pulau 2 km2, berpenduduk 20.000 orang.

Wisatawan dapat mengunjungi Gulangyu dengan naik kapal ferry dari Xiamen dalam waktu kurang lebih 5 menit. Pulau Gulangyu merupakan tempat wisata terkenal akan pantai, jalur bebas kendaraan dan arsitektur yang bervariasi.

Pulau ini masuk daftar Pemandangan Indah Tiongkok serta mendapatkan peringkat sepuluh besar daerah yang paling indah di Provinsi Fujian.

Sejarah

Setelah Xiamen (Amoy) dibuka sebagai pelabuhan perjanjian menyusul kekalahan Tiongkok dalam Perang dunia I, kemudian setelah Perjanjian Nanking pada tahun 1842, warga asing yang tinggal di pulau membentuk beberapa organsisasi yang awalnya tidak resmi. Seiring waktu organisasi tersebut disahkan ketika peraturan tanah disetujui oleh pemerintahan Tiongkok pada bulan Mei 1902. Tigabelas negara termasuk Britania Raya, Prancis, Belanda dan Jepang, menikmati hak-hak khusus dan ikut serta di Konsul Munisipalitas Kulangsu yang mengatur hunian di pulau itu. Britania Raya merupakan pihak yang paling dominan dalam administrasi pulau. Polisi Sikh dari India dipekerjakan sebagai pasukan keamanan. Konsulat, gereja, rumah sakit, sekolah, stasiun polisi dan lain-lain yang dibangun oleh komunitas asing kebanyakan mengambil gaya zaman Viktoria. Pendudukan Jepang dimulai pada tahun 1942 hingga akhir Perang Dunia II. Bahasa tutur warga setempat seperti di Xiamen, Bahasa Hokkian.

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gulangyu.

24°26′51″N 118°03′45″E / 24.447618°N 118.062451°E / 24.447618; 118.062451

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan