Kamis, 15 Oktober 2026
19:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Gugus Trapesium

Gugus Trapesium

Bagikan:
Trapesium
250px-Trapezium_cluster_optical_and_infrared_comparison.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trapezium dalam cahaya optik (kiri) dan inframerah (kanan) dari Hubble. (Foto dari NASA)
Data pengamatan (epos J2000)
Rasi bintangOrion
Asensio rekta 05j 35.4m
Deklinasi −05° 27′
Jarak1,344±20 ly (412 pc[1])
Magnitudo semu (V)4.0
Dimensi semu (V)47 (seconds of arc)
Ciri-ciri fisik
Massa? M☉
Jari-jari10 ly
Perkiraan usia300,000 tahun
Lihat pula: Gugus terbuka, Daftar gugus terbuka

Trapesium atau Gugus Trapesium Orion, atau yang juga dikenal dari nama Bayernya, Theta1 Orionis (θ1 Orionis), adalah sebuah gugus terbuka bintang di tengah Nebula Orion, di rasi bintang Orion. Gugus ini ditemukan oleh Galileo Galilei. Pada 4 Februari 1617, ia menggambar tiga bintang dari gugus tersebut (A, C dan D), tetapi melewatkan nebulositas disekitarnya.[2][3][4] Komponen keempat (B) diidentifikasikan oleh beberapa pengamat pada 1673, lalu beberapa komponen lainnya seperti E ditemukan belakangan, dengan total yaitu delapan bintang pada 1888. Setelahnya, beberapa dari bintang-bintang tersebut ditentukan sebagai bintang biner. Teleskop-teleskop astronom amatir dari bukaan sekitar 5-inci (130 mm) dapat mengamati enam bintang dari gugus ini dalam kondisi melihat yang baik.[5]

Referensi

  1. ↑ Reid, M. J.; et al. (2009). "Trigonometric Parallaxes of Massive Star Forming Regions: VI. Galactic Structure, Fundamental Parameters and Non-Circular Motions". Astrophysical Journal. 700 (1): 137–148. arXiv:0902.3913. Bibcode:2009ApJ...700..137R. doi:10.1088/0004-637X/700/1/137. S2CID 11347166.
  2. ↑ Galileo Galilei: Siderius Nuncius, Venice, 1610. English Translation published at Bard College, Hudson, New York, October 9, 2003 English Translation Diarsipkan 2004-07-06 di Wayback Machine Original Latin version
  3. ↑ Tom Pope and Jim Mosher: Galilean telescope homepage" March 17, 2006 "The Trapezium Through the Galilean Telescope". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-30. Diakses tanggal 2008-01-30., "Some have expressed puzzlement that in his text Galileo does not mention the nebulosity (known in modern nomenclature as M42) enveloping these stars. ... Galileo believed, as he explains in Sidereus Nuncius, that what looks nebulous to the eye is resolved into stars by his telescope; what looks nebulous through his telescope could presumably also be resolved into stars by a still larger and more powerful telescope. Hence, a diffuse glow would be, more than anything, an indication of the limitations of his telescope and not particularly worthy of special note."
  4. ↑ Tom Pope and Jim Mosher: Page on Galileo's February 4, 1617 notebook drawing of the Trapezium region, May 2, 2006 "Perhaps significantly, Galileo makes no mention of having noticed the now well-known gas cloud, M42, surrounding the Trapezium stars." Diarsipkan 2011-08-11 di Wayback Machine
  5. ↑ "Trapezium Cluster". 15 Mei 2015. Diakses tanggal 2018-03-06.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan