Minggu, 04 Oktober 2026
03:12 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Gubernur Sumatera

Bagikan:

Gubernur Sumatera (Bahasa Belanda: Gouverneur van Sumatra) adalah bekas jabatan politik di Hindia Belanda dan Indonesia. Wilayah kegubernuran/ provinsi mencakup seluruh pulau Sumatera. Provinsi/Kegubernuran Sumatera baru terbentuk pada 1938.

Dari tahun 1834 hingga 1938, awalnya Sumatera terbagai ada 3 provinsi/kegubernuran, yakni Kegubernuran Aceh dan Dependensi, Kegubernuran Pesisir Barat, dan Kegubernuran Persisir Barat. Setelah 1938, tiga kegubernuran tersebut bersatu menjadi 1 kegubernuran, yakni Kegubernuan Sumatera. Pasca kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, wilayah kegubernuan ini tetap, dan menjadi salah satu provinsi dari 8 provinsi di Indonesia awal pembentukan.

Wilayah kegubernuran/provinsi ini hanya bertahan selama 10 tahun. Tahun 1948, wilayahnya dimekarkan menjadi 3 provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan.[1]

Daftar

Berikut daftar pejabat yang pernah memimpin Kegubernuran/Provinsi Sumatera.[2]

Masa Hindia Belanda (1938–1942) dan NICA (1945–1947)

Belanda Gouverneur van Sumatra
No. Nama
(Lahir–Wafat)
Awal menjabat Akhir menjabat Ref.
1 Adriaan Isaac Spits
(1889–1958)
1938 1942
Pendudukan Jepang (1942–1945)
(1) Adriaan Isaac Spits
(1889–1958)
1945 1947

Masa pendudukan Jepang (1942–1945)

Jepang Sumatora Gunseibu (軍政部)
No. Nama
(Lahir–Wafat)
Awal menjabat Akhir menjabat Ref.

Masa Republik Indonesia (1945–1948)

Indonesia Gubernur Sumatera
No. Nama
(Lahir–Wafat)
Awal menjabat Akhir menjabat Ref. Wakil
1 120px-Mr._Teoekoe_Moehammad_Hasan_-_Karya_dan_Pengabdiannya_%281983%29_%28page_1_crop%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Teuku Mohammad Hasan
(1906–1997)
2 September 1945 31 May 1948 Mohammad Amir
Pada tahun 1948, Provinsi Sumatera dibagi menjadi 3 provinsi,
yakni Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan

Referensi

  1. ↑ Cribb, R. B. (2000). Historical atlas of Indonesia. Honolulu: University of Hawai'i Press. hlm. 123–6. ISBN 0-8248-2111-4.
  2. ↑ "Dutch East Indies Colonial Civil Servants". WikiTress.com. Diakses tanggal 24 Juli 2025.
Bekas jabatan kepala daerah di Hindia Belanda & Indonesia
Gubernur/ Wakil Gubernur
Residen
Wali Kota Administratif
Bupati
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan