Minggu, 11 Oktober 2026
08:25 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Grotta Azzurra

Grotta Azzurra

Bagikan:
Grotta Azzurra
330px-Capri_%28Italien%29%3B_Blaue_Grotte_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan di dalam gua
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Grotta_Azzurra&revid=29977503&groups=_44e9444eeaec1bc81ab13fec3f8b90d27cf7918d&parser=parsoid
Peta interaktif Grotta Azzurra
LokasiAnacapri
(NA, Campania, Italia)
Panjang54 m
GeologiGua laut
Pintu masuk1
330px-Entrance_to_Grotta_Azzurra_%28Capri%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu masuk gua dilihat dari atas tebing
330px-Jakob_Alt_-_Die_Blaue_Grotte_auf_der_Insel_Capri_-_1835-36.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan karya Jakob Alt, 1835–36

Gua Biru (bahasa Italia:Grotta Azzurra) adalah sebuah gua laut di pesisir pulau Capri, Italia selatan. Sinar matahari yang melewati rongga bawah air dan menyinari air laut menciptakan pantulan cahaya biru yang menerangi gua. Gua ini memanjang sekitar 50 meter ke tebing di permukaan, dan dalamnya sekitar 150 meter (490 kaki), dengan dasar berpasir.[1]

Akses

Gua ini memiliki panjang 60 meter dan lebar 25 meter. Pintu masuknya selebar dua meter dan tingginya kira-kira satu meter saat air surut, sehingga gua ini hanya bisa dikunjungi dengan aman saat air surut dan laut tenang.[2] Untuk memasuki gua, pengunjung harus berbaring di dasar perahu dayung kecil bermuatan empat orang. Pendayung kemudian menggunakan rantai logam yang menempel di dinding gua untuk memandu perahu masuk ke dalam gua.

Pada tahun 2011 seorang pengunjung mengalami cedera yang berbahaya ketika lehernya patah saat memasuki gua. Cooperativa Battellieri Grotta Azzurra awalnya menolak untuk bertanggung jawab atas kecelakaan ini, tetapi mereka menyelesaikan klaim ganti rugi. Setelah diselidiki, kecelakaan ini disebabkan tukang perahu yang memaksa masuk ke gua ketika kondisi laut kurang aman. Karena kondisinya yang berbahaya, para pengunjung juga dilarang berenang di gua ini.[3]

Warna

Grotta Azzurra adalah salah satu dari beberapa gua laut di dunia yang dibanjiri dengan cahaya biru atau zamrud yang cemerlang. Kualitas dan sifat warna masing-masing ditentukan oleh kombinasi unik dari kedalaman, keluasan, kejernihan air, dan sumber cahaya.[butuh rujukan]

Dalam kasus Blue Grotto, cahaya datang dari dua sumber: pintu masuk melengkung yang sempit, dan lubang yang kira-kira sepuluh kali lebih besar tepat di bawahnya, dipisahkan oleh pita batu berketinggian antara satu atau dua meter. Karena lebih jauh dari permukaan, lebih sedikit cahaya yang melewati bukaan bawah, tetapi kedalaman dan ukuran lubang bawah membuatnya menjadi sumber penerangan utama air gua.[butuh rujukan]

Saat cahaya melewati air ke dalam gua, pantulan cahaya merah terbiaskan, dan hanya cahaya biru yang masuk ke dalam gua. Sementara benda-benda yang ditempatkan di air gua akan berwarna keperakan. Efek ini disebabkan oleh gelembung-gelembung kecil, yang menutupi bagian luar objek ketika ditempatkan di bawah air. Gelembung ini menyebabkan cahaya dibiaskan secara berbeda dari air di sekitarnya dan mengeluarkan efek perak.[3]

Karena efek cahaya yang menyilaukan dari lubang di atas air, pengunjung di dalamnya biasanya akan kesulitan untuk mengamati gua dengan mendetail. Pengunjung yang meletakkan tangannya di dalam air akan melihatnya seakan "bersinar" tersorot cahaya dari lubang bawah.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Lorenzi, Rossella (2009-09-28). "Roman Statues Found in Blue Grotto Cave". DiscoveryNews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-07. Diakses tanggal 2020-12-30.
  2. ↑ "Blue Grotto (Grotta Azzurra)". Atlas Obscura. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-30. Diakses tanggal 2015-11-24.
  3. 1 2 "Grotta Azzurra - The Blue Grotto Capri - Capri Tour". Capri.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-06. Diakses tanggal 2015-11-24.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Blue Grotto (Capri).

40°33′38″N 14°12′17″E / 40.56056°N 14.20472°E / 40.56056; 14.20472

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan