Selasa, 20 Oktober 2026
14:58 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Gorgonzola (keju)

Gorgonzola (keju)

salah satu hidangan dari susu

Bagikan:
Gorgonzola
250px-Gorgonzola_and_a_pear.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara asalItalia
WilayahLombardy, Piedmont
Sumber susuSapi
DipasteurisasiYa
TeksturKeju biru lunak
Kadar lemak48%
Waktu pematangan2-3 bulan
SertifikasiItaly: DOC from 1955;
EU: PDO from 1996[1]

Gorgonzola adalah keju biru bertekstur lunak dari susu sapi yang di pasteurisasi yang berasal dari Italia.[1] Jamur penisilin yang berwarna biru kehijau-hijauan ditambahkan pada keju ini sehingga rasanya menjadi tajam dan pedas.[2][3][4] Keju Gorgonzola dibuat di sebuah desa di utara Italia yang bernama sama dengan keju ini.[2][3] Keju ini biasanya dibungkus dengan kertas timah untuk menjaga kelembapannya.[2][3] Warna Gorgonzola bervariasi dari putih hingga kuning jerami dengan urat-urat yang berwarna hijau atau biru kehijau-hijauan.[2][3] Rasa dari keju ini bergantung pada lama pematangannya, semakin lama waktu pematangannya maka semakin tajam rasa keju tersebut.[2][3]

Sejarah

Keju Gorgonzola ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang pekerja di penginapan pada abad ke sembilan.[1][4][5] Ia menyimpan keju Stracchino di gudang bawah tanah yang lembap.[4] Setelah beberapa minggu keju tersebut telah berubah menjadi biru karena jamur yang tumbuh di gudang tersebut.[4] Walaupun begitu, ia tetap menjual keju tersebut kepada tamu-tamu yang datang untuk menghindari kerugian.[4] Tak disangka ternyata tamu-tamu tersebut sangat menyukai keju berjamur itu.[1][4] Karena dibuat di desa Gorgonzola dari keju Stracchino maka awalnya keju ini bernama "Stracchino di Gorgonzola".[6][7]

Bentuk dan tekstur

Gorgonzola memiliki bentuk silinder dengan diameter 10 hingga 12 inci dan tinggi 6 hingga 8 inci.[1] Berat dari keju ini bervariasi dari 13 hingga 29 pon.[1] Kulit dari keju ini bertekstur kasar dan memiliki warna agak kemerah-merahan.[1][6] Sedangkan kejunya sendiri memiliki warna kuning jerami dan memiliki urat-urat hijau atau biru kehijau-hijauan yang didapatkan dari jamur.[1] Sebelum dikemas keju-keju ini dipotong melintang dan dibungkus dengan kertas timah untuk menjaga kelembapannya.[2][3][6] Kemudian di bagian tengah dari kertas tersebut diberikan tanda yaitu huruf "g" kecil untuk Gorgonzola dan sekelilinginya dipenuhi nama dari consorsium keju tersebut.[6]

Pembuatan

Keju Gorgonzola diproduksi dengan menggunakan susu sapi murni yang di pasteurisasi.[1] Susu tersebut dipanaskan dengan suhu 28-32 °C dan kemudian rennet dari anak sapi ditambahkan.[1][8] Susu yang digunakan tidak boleh terkontaminasi dengan desinfektan, antibiotik ataupun pestisida karena kualitas dari keju tersebut akan berkurang.[9] Setelah itu, jamur disuntikkan ke keju dan didiamkan selama beberapa hari.[1][8] Jamur yang digunakan pada keju Gorgonzola adalah Penicillium glaucum, sedangkan kebanyakan keju biru lainnya menggunakan jamur Penicillium roqueforti.[10] Keju kemudian diberikan garam di dalam ruangan bersuhu 18-20 °C.[1] Setelah itu proses pematangan dilakukan selama 2 hingga 3 bulan.[1] Selama pematangan, keju tersebut ditusuk-tusuk dengan jarum agar jamur dapat berkembang dengan baik dan merata.[1][10][11]

Jenis

Terdapat dua jenis keju Gorgonzola yang dibedakan berdasarkan lama pematangannya, yaitu:[1]

Dolce

Keju Gorgonzola yang dimatangkan selama kurang lebih tiga bulan disebut dengan "Gorgonzola dolce" atau "Gorgonzola manis".[1][8] Sedangkan istilah untuk Gorgonzola dolce yang dijual di pasaran adalah "dolcelatte" yang arti harfiahnya adalah "susu manis".[1][11] Keju ini memiliki rasa yang ringan dan manis, tekstur yang lembut serta memiliki bau yang kurang tajam dibandingkan dengan Gorgonzola yang lebih lama dimatangkan.[11] Gorgonzola manis biasanya digunakan sebagai olesan roti atau biskuit.[8]

Piccante

Keju Gorgonzola yang dimatangkan hingga enam bulan disebut dengan "Gorgonzola Piccante" atau dikenal juga dengan "Gorgonzola gunung".[8] Rasa dari keju ini pedas dan sangat tajam.[1][8] Keju ini memiliki tekstur yang rapuh dan mudah hancur.[8]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 120-123.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Gorgonzola Cheese Diarsipkan 2013-01-30 di Wayback Machine, Gourmet Sleuth. Diakses pada 4 Mei 2010.
  3. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Gorgonzola Diarsipkan 2023-06-05 di Wayback Machine, Cheese.com. Diakses pada 4 Mei 2010.
  4. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 51.
  5. ↑ (Inggris) "Italian Cheese" (PDF). Italian Made. Italian Institute of Foreign Trade. 2000. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-02-06. Diakses tanggal 18 April 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 4 (Inggris) "The Cheeses of Italy" (PDF). Italian Made. Italian Institute of Foreign Trade. 2000. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-02-04. Diakses tanggal 18 April 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ (Inggris) Gorgonzola Cheese Origins Diarsipkan 2010-08-04 di Wayback Machine, Gorgonzola.com. Diakses pada 4 Mei 2010.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) What is Gorgonzola? Diarsipkan 2020-10-23 di Wayback Machine, Wise Geek. Diakses pada 4 Mei 2010.
  9. ↑ (Inggris) History and Uses of Gorgonzola Cheese Diarsipkan 2010-06-18 di Wayback Machine, Cheese Lovers. Diakses pada 4 Mei 2010.
  10. 1 2 (Inggris) Gorgonzola Cheese Diarsipkan 2010-02-08 di Wayback Machine, Practically Edible. Diakses pada 4 Mei 2010.
  11. 1 2 3 (Inggris) Gorgonzola Diarsipkan 2022-08-10 di Wayback Machine, Italiana. Diakses pada 4 Mei 2010.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gorgonzola (cheese).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan