Selasa, 20 Oktober 2026
19:37 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Godzilla: The Planet Eater

Bagikan:

Godzilla: The Planet Eater merupakan film animasi Jepang yang dirilis pada tahun 2018. Film ini disutradarai oleh Kōbun Shizuno dan Hiroyuki Seshita, serta dikerjakan oleh Toho Animation, Polygon Pictures, dan berkolaborasi dengan Netflix. Film ini adalah penutup dari trilogi anime Godzilla, melanjutkan kisah dari Godzilla: Planet of the Monsters (2017) dan Godzilla: City on the Edge of Battle (2018). Naskah film ini digarap oleh Gen Urobuchi, bersama Yūsuke Kozaki dan Sadayuki Murai.

Para pengisi suara untuk film ini mencakup nama-nama terkenal seperti Mamoru Miyano, Takahiro Sakurai, Kana Hanazawa, Tomokazu Sugita, Yuki Kaji, dan Junichi Suwabe. Pada film kali ini menceritakan perjuangan umat manusia dan para sekutunya dari bangsa alien saat mereka menghadapi makhluk misterius bernama Ghidorah, yang dipuja sebagai entitas ilahi oleh salah satu ras asing. Di sisi lain, sang tokoh utama, Haruo Sakaki, harus menghadapi konflik batin yang mendalam antara harapan dan keputusasaan setelah bentrokan mereka dengan Godzilla dan Mechagodzilla City.[1]

Film ini pertama kali tayang di Jepang pada 9 November 2018, dan dirilis secara internasional melalui platform Netflix pada 9 Januari 2019.

Alur Cerita

Setelah Mechagodzilla City dihancurkan, Haruo Sakaki menghadapi dilema: Yuko Tani masih hidup, tetapi hanya karena nanologam yang menyatu dengan tubuhnya. Ia tak sanggup mengakhiri hidup Yuko, dan rasa bingung serta putus asa itu dimanfaatkan oleh Metphies, pendeta dari ras Exif, untuk memengaruhinya. Di tengah keputusasaan itu, manusia yang tersisa mulai memandang Godzilla sebagai kekuatan alam tak terhindarkan, sementara Metphies memperkenalkan ajaran tentang makhluk ilahi bernama Ghidorah, yang diyakini bisa "membersihkan" dunia.

Dengan melakukan ritual, Metphies memanggil Ghidorah, makhluk dari dimensi lain yang muncul sebagai tiga leher panjang melengkung dari langit. Ghidorah tak tersentuh oleh senjata manusia dan melawan hukum fisika, membuatnya mustahil dilawan. Ia mulai menyerang Godzilla dan tampak tak bisa dikalahkan.

Saat Haruo mengetahui kebenaran tentang rencana Metphies dan ancaman Ghidorah, ia mendapatkan bantuan dari Maina dan Miana, dua perempuan dari ras Houtua yang terhubung dengan entitas legendaris, Mothra. Miana dibunuh oleh Metphies, tetapi Haruo memperoleh kekuatan dari kenangan Yuko dan bantuan Maina untuk melawan pengaruh Metphies.

Dengan menghancurkan jimat yang menghubungkan Metphies dengan Ghidorah, Haruo memutus jalur komunikasi makhluk itu ke dunia ini. Akibatnya, Ghidorah menjadi rentan terhadap hukum alam dan akhirnya bisa dihancurkan oleh Godzilla. Metphies pun ikut binasa bersama kehancuran Ghidorah.

Setelah keadaan tenang, manusia mulai hidup berdampingan dengan Houtua dalam harmoni, menjalani kehidupan yang sederhana dan seimbang dengan alam. Namun, Haruo menyadari bahwa sisa nanologam Mechagodzilla masih ada, dan suatu hari bisa digunakan kembali, membangkitkan ambisi serta kehancuran yang pernah terjadi.

Untuk mencegah hal itu, Haruo membawa Yuko—yang masih hidup karena nanologam—dalam sebuah pesawat dan terbang langsung menuju Godzilla. Mereka berdua dihancurkan, dan dengan pengorbanan itu, Haruo memastikan umat manusia tidak akan kembali ke jalur kehancuran karena teknologi.

Referensi

  1. ↑ "GODZILLA: THE PLANET EATER Press Notes, Trailer and Pics From Toho". www.scifijapan.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-06-10.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan