Sabtu, 31 Oktober 2026
13:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Giuseppe Tartini

Giuseppe Tartini

Bagikan:
250px-Giuseppe_Tartini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Giuseppe Tartini.
250px-Basilica_of_Saint_Anthony_of_Padua_-_Monument_to_Giuseppe_Tartini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen di Basilika Padua.

Giuseppe Tartini (lahir di Pirano pada 8 April 1692; meninggal di Padua pada 26 Februari 1770) adalah seorang komponis dan violinis Italia[1][2]

Biografi

Tartini lahir di kota Pirano, semenanjung Istria, di Republik Venesia (sekarang bagian dari Slovenia). Ia adalah anak dari Gianantonio – seorang pribumi Florence – dan Caterina Zangrando, seorang warga Slovenia, keturunan keluarga Piranian.[3] Tartini bekerja sebagai pemain orkes dengan penghasilan yang minim, menerima berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup.[2] Tartini belajar divinitas (semacam ilmu teologi) dan hukum di Padua. Pada saat yang sama ia juga seorang pemain anggar.[1] Sebelum usia 20 ia diam-diam menikah dengan seorang protégée dari Uskup Agung Padua, sehingga akhirnya ia diburu.[1] Ia melarikan diri dari Padua dengan menyamar sebagai seorang pengemis dan berlindung di sebuah biara di Assisi.[1] Permainan biolanya menarik perhatian dan akhirnya memengaruhi Uskup Agung untuk memungkinkan Tartini untuk kembali ke istrinya di Padua.[1] Pada 1716 ia pergi ke Venesia. Ketika melihat Francesco Maria Veracini bermain biola, ia penuh kagum dan meragukan kemampuannya sendiri dan kemudian kembali ke Ancona, di mana dia menyempurnakan teknik permainan biolanya. Ia kembali ke Padua, di mana ia diangkat pemain biola utama di Gereja San Antonio pada 1721.[1] Dia memimpin orkestra milik kanselir Bohemia di Praha (1723-1726), kemudian kembali sekali lagi ke Padua, di mana ia mendirikan (1728) sekolah biola dan teori musik.[1] Dia membuat tur konser dari Italia tahun 1740.[1] Permainan biolanya terkenal sangat mengagumkan.[2] Sebagai komponis, ia menciptakan 140 karya musik dalam bentuk konser, trio, kuartet, dan sonata-sonata untuk biola.[2] Banyak dari karyanya kemudian diterbitkan.[2] Tartini juga terkenal dengan penelitian tentang musik.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 Giuseppe Tartini Diarsipkan 2015-05-03 di Wayback Machine Encyclopaedia Britannica on line
  2. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3457
  3. ↑ Tartini Diarsipkan 2013-09-08 di Wayback Machine The official web site of Portorož and Piran
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan