Rabu, 28 Oktober 2026
01:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Giuseppe Sensi

Bagikan:

Giuseppe Maria Sensi
Imam-Kardinal Regina Apostolorum
GerejaGereja Katolik Roma
Penunjukan22 Juni 1987
Masa jabatan berakhir
26 Juli 2001
PendahuluErmenegildo Florit
PenerusVirgilio Noè
Imamat
Tahbisan imam
21 Desember 1929
Tahbisan uskup
24 Juli 1955
oleh Valerio Valeri
Pelantikan kardinal
24 Mei 1976
oleh Paus Paulus VI
PeringkatDiakon-Kardinal (1976–87)
Imam-Kardinal (1987–2001)
Informasi pribadi
Nama lahirGiuseppe Maria Sensi
Lahir27 Mei 1907
Cosenza, Kerajaan Italia
Meninggal26 Juli 2001(2001-07-26) (umur 94)
Clinic Pio XI, Roma, Italia
Jabatan sebelumnya
Almamater

Giuseppe Maria Sensi (27 Mei 1907 – 26 Juli 2001) adalah seorang kardinal Gereja Katolik Roma asal Italia yang mengabdi dalam waktu yang lama sebagai diplomat Vatikan.

Biografi

Sensi lahir di Cosenza, Italia, pada tanggal 27 Mei 1907,[1] sebagai anak keenam dari sepuluh bersaudara dari seorang politisi lokal terkemuka.[butuh rujukan] Ia ditahbiskan menjadi imam pada bulan Desmber 1929 pada usia 22 tahun. Sebagai persiapan untuk karier sebagai diplomat, ia menyelesaikan program studi di Akademi Gerejawi Kepausan pada tahun 1931.[2]

Pada tahun 1934, ia telah bekerja di dinas diplomatik Takhta Suci. Ia mengemban peran-peran minor di berbagai nunsiatur (kedutaan besar Takhta Suci).[butuh rujukan] Paus Pius XII mengangkatnya sebagai Pengamat Tetap Takhta Suci untuk UNESCO pada tanggal 21 Mei 1953.[3]

Pada tanggal 21 Mei 1955, Paus Pius XII mengangkatnya sebagai Uskup Agung Titular Sardis dan Nunsius Apostolik untuk Kosta Rika. Ia ditahbiskan menjadi uskup pada tanggal 24 Juli.

Ia diangkat sebagai Delegat Apostolik untuk Yerusalem dan Palestina pada tanggal 12 Januari 1957.[4] Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Nunsius Apostolik untuk Irlandia pada tanggal 10 Mei 1962.[5] Ia kemudian dipindahtugaskan ke Portugal pada tanggal 8 Juli 1967.[1]

Pada tanggal 24 Mei 1976, ia diangkat menjadi Diakon-Kardinal Santi Biagio e Carlo ai Catinari oleh Paus Paulus pada usia 69 tahun.[1] Ia ikut serta dalam kedua konklaf yang diadakan pada tahun 1978, yang masing-masing memilih Paus Yohanes Paulus I dan Paus Yohanes Paulus II.

Setelah sepuluh tahun menjabat sebagai Diakon-Kardinal, ia menggunakan hak opsinya untuk beralih menjadi Imam-Kardinal pada tanggal 22 Juni 1987, dengan gelar Imam-Kardinal Regina Apostolorum.

Ia meninggal pada usia 94 tahun pada tanggal 26 Juli 2001.

Referensi

  1. 1 2 3 Keogh, Dermot (1995). Ireland and the Vatican: The Politics and Diplomacy of Church-state Relations, 1922-1960. Cork University Press. hlm. 372. ISBN 9780902561960.
  2. ↑ "Pontificia Accademia Ecclesiastica, Ex-alunni 1900 – 1949" (dalam bahasa Italia). Pontifical Ecclesiastical Academy. Diakses tanggal 23 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Melnyk, Roman A. (2009). Vatican Diplomacy at the United Nations: A History of Catholic Global Engagement. Edwin Mellon Press. hlm. 26.
  4. ↑ Acta Apostolicae Sedis (PDF). Vol. IL. 1957. hlm. 176. Diakses tanggal 31 Agustus 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Acta Apostolicae Sedis (PDF). Vol. LIV. 1962. hlm. 176. Diakses tanggal 31 Agustus 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan