| GitHub Copilot | |
|---|---|
| Pengembang | GitHub, OpenAI |
| Rilis awal | Oktober 2021;4 tahun lalu (2021-10) |
| Templat:Kotak info perangkat lunak/simple | |
| Sistem operasi | Microsoft Windows, Linux, macOS, web |
| Situs web | copilot.github.com |
GitHub Copilot adalah perkakas kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh GitHub dan OpenAI untuk membantu pengguna Visual Studio Code melengkapi kodenya secara otomatis.[1] GitHub Copilot pertama kali diumumkan oleh GitHub pada 29 Juni 2021.[2]
Teknologi
GitHub Copilot menggunakan versi modifikasi GPT-3, sebuah model bahasa yang dirancang untuk menghasilkan teks seperti buatan manusia, tetapi diprogram untuk menghasilkan kode komputer yang valid.[3] GitHub melatih Copilot berdasarkan pada repositori-repositori publik di GitHub tanpa memandang jenis lisensinya.[2]
Kontroversi perlisensian
Meski kebanyakan kode yang dihasilkan oleh Copilot bisa digolongkan sebagai karya transformatif, GitHub mengakui bahwa sebagian kecil kode yang dihasilkan disalin kata demi kata, yang menimbulkan kekhawatiran kalau kode yang dihasilkan tersebut tidak cukup transformatif untuk digolongkan sebagai penggunaan wajar dan kemungkinan terhalangi oleh hak cipta dari pemilik aslinya. Hal ini membuat landasan hukum Copilot belum teruji, walau GitHub menyatakan bahwa "melatih model pemelajaran mesin pada data yang tersedia untuk publik itu dianggap sebagai penggunaan wajar di seluruh komunitas pemelajaran mesin".[2]
Pada 28 Juli 2021, Free Software Foundation (FSF) memublikasikan funded call untuk buku putih Copilot tentang pertanyaan filosofis dan hukum terkait Copilot.[4] Donald Robertson, manajer kepatuhan dan perlisensian FSF, menyatakan bahwa "Copilot memunculkan banyak [...] pertanyaan yang membutuhkan pemeriksaan mendalam."[4]
Pada November 2022, GitHub, Microsoft dan OpenAI digugat atas dugaan pelanggaran lisensi sumber terbuka karena GitHub Copilot menggunakan kode publik untuk melatih kecerdasan buatannya tanpa menyertakan atribusi atau hak cipta. Pada Januari 2024, hakim membatalkan beberapa klaim awal tetapi menolak membatalkan kasus secara keseluruhan, sehingga proses hukum tetap berlanjut.[5] Kemudian pada juli 2024, pengadilan membatalkan klaim utama pelanggaran hak cipta Digital Millenium Copyright Act (DMCA) karena penggugat gagal membuktikan bahwa kode hasil olahan Copilot identik dengan kode asli mereka, sehingga gugatan menyempit pada dugaan pelanggaran kontrak.[6] Kasus ini berlanjut ke tahap banding di Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit kesembilan, dimana majelis hakim menggelar sidang lisan pada Februari 2026 untuk menguji kembali penafsiran standar pelanggaran informasi hak cipta (DMCA) oleh model kecerdasan buatan.[7]
Referensi
- ↑ Gershgorn, Dave (29 Juni 2021). "GitHub and OpenAI launch a new AI tool that generates its own code". The Verge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-07. Diakses tanggal 6 Juli 2021.
- 1 2 3 "GitHub's automatic coding tool rests on untested legal ground". The Verge. 7 Juli 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-11. Diakses tanggal 11 Juli 2021.
- ↑ Carey, Scott (8 Juli 2021). "Developers react to GitHub Copilot". InfoWorld (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-11. Diakses tanggal 11 Juli 2021.
- 1 2 "FSF-funded call for white papers on philosophical and legal questions around Copilot". 28 Juli 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-11. Diakses tanggal 11 Agustus 2021.
- ↑ Claburn, Thomas (2024-01-12). "GitHub Copilot copyright case narrowed but not neutered". theregister (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-16.
- ↑ Connatser, Matthew (2024-07-08). "Judge dismisses DMCA copyright claim in GitHub Copilot suit". theregister (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-16.
- ↑ Nairn, Carly (2026-02-11). "AI companies urge Ninth Circuit to make copyright decisions clear". Courthouse News Service (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-16.
Pranala luar
Artikel bertopik perangkat lunak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |