Jumat, 25 September 2026
20:38 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Hantu

Hantu

roh dari orang atau hewan yang telah mati yang menampakkan wujudnya dalam kehidupan kini

Untuk kegunaan lain, lihat Hantu (disambiguasi).
250px-Pyle_pirates_ghost.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi hantu bajak laut karya Howard Pyle.
250px-Brocken_Spectre_at_California_Place.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilusi optik hantu semi-buatan yang diciptakan dengan berdiri di depan lampu mobil pada malam berkabut.

Hantu adalah roh dari orang atau hewan yang telah mati yang menampakkan wujudnya dalam kehidupan kini. Definisi dari hantu pada umumnya berbeda untuk setiap agama, peradaban, maupun adat istiadat. Dalam banyak kebudayaan, hantu tidak didefinisikan sebagai zat yang baik maupun jahat. Sebutan setan, iblis, genderuwo, dan sebagainya, lebih umum digunakan untuk merujuk kepada hantu yang jahat. Sedangkan hantu yang baik yang dianggap mempunyai kemampuan untuk menolong manusia, disebut dengan bermacam nama yang berbeda, seperti sebutan untuk Datuk, Te Cu Kong (penguasa tanah, dalam agama Kong Hu Cu), dan lainnya.

Kepercayaan akan keberadaan dunia akhir dan roh-roh orang mati sudah ada semenjak manusia menganut kepercayaan animisme atau pemujaan roh nenek moyang pada masa sebelum manusia mengenal tulisan. Berbagai ritual keagamaan, penguburan, pengusiran roh jahat dan ritual spiritual lainnya dirancang khusus untuk menenangkan roh orang mati. Hantu sendiri umumnya dideskripsikan sebagai suatu zat yang seperti manusia, walaupun terdapat pula kisah mengenai hantu hewan.[1][2] Mereka diyakini menghuni tempat, objek atau orang tertentu yang terkait dengan mereka pada saat mereka masih hidup.

Berdasarkan konsensus ilmu pengetahuan, hantu itu bukan konsep yang sah secara ilmiah.[3] Keberadaan mereka tidak dapat difalsifikasi[3] dan kegiatan berburu hantu telah digolongkan sebagai ilmu semu atau pseudosains.[4][5][6] Walaupun sudah diselidiki selama berabad-abad, tidak ada satu pun bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suatu tempat dihuni oleh roh orang mati.[4][7]

Etimologi

"Hantu" adalah kata dalam bahasa Melayu yang berarti roh jahat.[8][9] Dalam penggunaan modern, istilah ini umumnya berarti roh orang mati, tetapi juga merujuk pada makhluk gaib apa pun, seperti setan.[10] Dalam konteks tradisionalnya, istilah ini juga merujuk pada roh alam―sebagaimana animisme―atau jiwa leluhur.[11] Kata tersebut berasal dari Bahasa Proto-Melayu-Polinesia *qanitu dan Proto-Austronesia *qaNiCu. Kata-kata serumpun dalam bahasa Austronesia lainnya termasuk bahasa Mikronesia aniti, bahasa Lio nitu, bahasa Yami anito, bahasa Taivoan alid, bahasa Seediq dan Atayal utux, bahasa Bunun hanitu atau hanidu, bahasa Polinesia aitu atau atua, dan bahasa Tsou hicu di antara rumpun bahasa Formosa.[12][13] Dari segi konsep dan tempat dalam cerita rakyat tradisional, "hantu" mirip dengan anito dalam mitologi Filipina.

Pandangan agama

Artikel utama: Makhluk ghaib

Dalam Islam, hantu dikelompokkan sebagai setan dari golongan jin yang kerap mengganggu manusia. Jin dikenali sebagai mahkluk halus yang tinggal di dalam alam lain. Bagaimanapun, kumpulan jin ini bisa memasuki alam manusia. Ada sebagian jin yang membuat hubungan dengan manusia dan patuh terhadap manusia, dengan tujuan menyesatkan manusia seperti merusakkan akidah. Persahabatan ini dikenali sebagai saka.

Dalam Alkitab, mengacu pada kitab Yesaya dan Wahyu, hantu bisa dirunut asal-usulnya sebagai malaikat berdosa pengikut Lucifer yang jatuh ke bumi. Berdasar kitab Wahyu jumlah mereka disimbolkan sepertiga jumlah bintang.

Dalam budaya Indonesia

Javanolog H.A. Van Hien dalam karyanya De Javaansche geestenwereld (1896) mencatat keberadaan 95 jenis makhluk halus dalam tradisi Jawa. Sementara itu, penelitian antropolog Clifford Geertz di Mojokuto, Jawa Timur, pada dekade 1950-an yang kemudian dituangkan dalam Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa, mengelompokkan makhluk halus tersebut ke dalam lima kategori utama, yakni memedi, lelembut, tuyul, demit, dan danyang. Dalam konteks perkembangan budaya populer, Suma Riella Rusdiarti, pengajar Program Studi Prancis di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, menyoroti adanya perubahan preferensi representasi hantu dalam sinema Indonesia. Film horor Indonesia pada dekade 1980-an banyak menampilkan figur mistis seperti Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong, maupun sosok hantu perempuan seperti kuntilanak. Dengan demikian, karakter mistis atau hantu dalam film horor Indonesia pada masa tersebut didominasi oleh tokoh perempuan.[14]

Masyarakat Indonesia mengenal berbagai jenis hantu/makhluk spiritual. Berikut adalah jenis-jenis hantu yang dikenal di Indonesia: Sundel bolong, Pocong, Jelangkung, Nenek Gayung, Suster Ngesot, Hantu Bengkek, Hantu Tanpa Kaki, Hantu Muka Rata, Kakek Cangkul.

Beberapa legenda urban juga mengenal berbagai macam bentuk hantu yang biasanya terkait dengan riwayat sebab-akibat kematian orang yang menjadi hantu. Meskipun bukan merupakan hantu, beberapa bentuk makhluk supranatural dikenal pula dalam mitos masyarakat, yang dianggap sebagai cara seseorang dalam menempuh ilmu tertentu atau mencari kemuliaan.

Lihat pula

Bibliografi

  • Finucane, R. C., Appearances of the Dead: A Cultural History of Ghosts, Prometheus Books, 1984, ISBN 0-87975-238-6.
  • Hervey, Sheila, Some Canadian Ghosts, in series, Original Canadian Pocket Book[s], Richmond Hill, Ont.: Pocket Books, 1973, SBN 671-78629-6
  • Hole, Christina, Haunted England, Batsford: London, 1950.

Bacaan lebih lanjut

  • Fairly, John & Welfare, Simon, Arthur C. Clarke's World of Strange Powers, Putnam: New York, 1985.
  • Felton, D., Haunted Greece and Rome: Ghost Stories From Classical Antiquity, University of Texas Press, 1999.
  • Johnston, Sarah Iles, Restless Dead: Encounters Between the Living and the Dead in Ancient Greece, University of California Press, 1999.
  • MacKenzie, Andrew, Apparitions and Ghosts, Arthur Barker, 1971.
  • Moreman, Christopher, Beyond the Threshold: Afterlife Beliefs and Experiences in World Religions, Rowman & Littlefield, 2008.

Referensi

  1. ↑ Hole, hlm. 150–163
  2. ↑ Cohen, Daniel (1984). The encyclopedia of ghosts. Dodd, Mead. hlm. 8. ISBN 978-0-396-08308-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-14. Diakses tanggal 2018-03-31.
  3. 1 2 Bunge, Mario. Philosophy of Science: From Problem to Theory Diarsipkan 2023-08-14 di Wayback Machine.. Transaction Publishers; 1998. ISBN978-1-4128-2423-1. hlm. 178–.
  4. 1 2 Regal, Brian (15 Oktober 2009). Pseudoscience: A Critical Encyclopedia. ABC-CLIO. hlm. 75–77. ISBN 978-0-313-35508-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-14. Diakses tanggal 2018-03-31.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Raford, Benjamin. "Ghost-Hunting Mistakes: Science and Pseudoscience in Ghost Investigations". Committee for Skeptical Inquiry. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-03-28. Diakses tanggal 8 Juli 2017.
  6. ↑ Levy, Rob; Levy, Stephanie. "Hearing ghost voices relies on pseudoscience and fallibility of human perception". The Conversation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-09-25. Diakses tanggal 8 Juli 2017.
  7. ↑ Radford, Benjamin. "Are Ghosts Real?— Evidence Has Not Materialized". Live Science. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-05-08. Diakses tanggal 8 Juli 2017.
  8. ↑ "Hantu". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  9. ↑ Linguistik Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. hlm. 45. Diakses tanggal 9 Februari 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Knappert, Jan (1992). Pacific Mythology: An Encyclopedia of Myth and Legend (dalam bahasa Inggris). Aquarian Press. hlm. 61. ISBN 9781855381339. Diakses tanggal 9 Februari 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Bane, Theresa (2012). Encyclopedia of Demons in World Religions and Cultures (dalam bahasa Inggris). McFarland. hlm. 162. ISBN 9780786488940. Diakses tanggal 9 Februari 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Julian Baldick, ed. (2013). Ancient Religions of the Austronesian World: From Australasia to Taiwan. I.B.Tauris. hlm. 3. ISBN 9780857733573.
  13. ↑ Leberecht Funk (2014). "Entanglements between Tao People and Anito on Lanyu Island, Taiwan". Dalam Y. Musharbash & G.H. Presterudstuen (ed.). Monster Anthropology in Australasia and Beyond. Palgrave Macmillan. hlm. 143–159. doi:10.1057/9781137448651_9. ISBN 9781137448651.
  14. ↑ Janti, Nur (2017-11-04). "Khazanah Hantu Indonesia". Historia.ID. Diakses tanggal 2026-02-01.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ghosts.
Lihat entri ghost di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan