Kamis, 08 Oktober 2026
00:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Gerry van Klinken

Bagikan:

Geert Arend "Gerry" van Klinken adalah seorang antropolog dan Indonesianis dari Belanda. Ia adalah profesor Sejarah Asia Tenggara di Universitas Amsterdam, dan peneliti senior pada Institut Kerajaan Belanda untuk Studi-studi Asia Tenggara dan Karibia (KITLV).[1]

Sejak tahun 1998, ia adalah pemerhati utama di Australia untuk peristiwa dan kejadian yang sedang terjadi di Indonesia. Sejak tahun 1996 and 2002, ia adalah salah satu editor dari majalah triwulan Australia Inside Indonesia dan tetap menjadi bagian dari dewan editorial. Pada akhir tahun 1999 hingga 2002, ia menetap di Yogyakarta untuk Konsorsium Australia dari Studi Dalam Negeri Indonesia (ACISIS). Selanjutnya, pada tahun 2002 hingga 2004 ia menghabiskan sembilan bulan sebagai penasihat riset terhadap Komisi untuk Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi di Timor Leste (CAVR).

van Klinken juga melakukan studi mengenai konflik di Indonesia, di antara beberapa karyanya adalah "The Maluku Wars: Bringing Society back in" (2001) dan "Communal Violence and Democratization in Indonesia: Small Town Wars" (2007).[2] Dari tahun 2006 dan 2012, ia memimpin proyek penelitian Belanda-Indonesia dengan tema "In Search of Middle Indonesia", yang mempelajari kelas menengah di ibu kota provinsi.

Referensi

  1. ↑ "Gerry van Klinken". Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-29. Diakses tanggal 30 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Gerry van Klinken". MyEdisi. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-24. Diakses tanggal 30 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan