Rabu, 21 Oktober 2026
21:12 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Gerhard Henrik Armauer Hansen

Gerhard Henrik Armauer Hansen

dokter asal Norwegia

Bagikan:
250px-Gerhard_Henrik_Armauer_Hansen2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerhard Henrik Armauer Hansen

Gerhard Henrik Armauer Hansen (29 Juli 1841 - 12 Februari 1912) adalah seorang ahli kimia dan biologi yang terkenal dari Norwegia.[1] Ia adalah penemu bakteri Mycobacterium leprae yang menyebabkan penyakit lepra.[1]

Pendidikan

Ia lahir di Bergen pada 29 Juli 1841.[1] Ia sangat meminati bidang sains, terutama bidang biologi.[1] Ia pun memilih Universitas Oslo (dulu disebut Royal Frederik's University).[1] Ia menjalani masa praktiknya di sebuah rumah sakit bernama National Hospital in Christiania of Oslo.[1] Di rumah sakit itu, ia berjumpa dengan banyak orang yang terkena penyakit lepra.[1] Ia sempat pula menjalani studi profesi kedokteran dan menjadi dokter di Lofoten.[1]

Lepra adalah salah satu penyakit yang saat itu belum ditemukan penyebabnya.[1] Tidak hanya itu, obat atau perawatan yang ada pun minim.[1] Rumah sakit hanya menampung mereka dan tidak tahu bagaimana menanganinya.[1] Selain itu, penyakit ini dianggap sebagai penyakit kutukan.[1] Karena rasa ingin tahu yang besar, Hansen kembali menjalani studi dan riset mengenai penyakit ini bersama temannya, Daniel Cornelius Danielssen di Bergen.[1]

Penelitian

Setelah menempuh studi beberapa tahun, Hansen menuju Bonn, Austria, untuk memulai penelitiannya.[2] Ia bersama Albert Neisser meneliti seorang laki-laki yang terkena lepra.[2] Mereka memeriksa sampel dari tisu yang ditempelkan ke luka yang ada di tubuh laki-laki tersebut.[2] Mereka mencoba membuat beberapa hipotesis.[2] Namun, hipotesis mereka berbeda.[2] Hansen memiliki hipotesis bahwa penyebab dari penyakit lepra adalah bakteri, sedangkan Neisser beranggapan bahwa penyakit ini disebabkan oleh agen-agen yang bersifat etiologis.[2] Mereka melakukan penelitian sekali lagi, dan terbukti bahwa penyakit ini disebabkan oleh sebuah bakteri.[2] Sejak penelitiannya disebarkan, banyak ahli kimia dan biologi mulai mencari penanganan dan obat yang tepat untuk pasien dengan penyakit lepra.[2] Hansen pun meninggal pada 12 Februari 1912 karena kanker hati.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 (Inggris)Febber, Sarah dan Sally Wilde. 2011. The Body Divided: Human Beings and Human Material in Modern Medical History.Burlington: Ashgate.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris)Cook, Gordon C. 2007. Tropical Medicine: An Illustrated History of The Pioneers.London: Academic Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan