Minggu, 27 September 2026
06:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Gereja Maria

Gereja Maria

250px-Marienkirche_Ephesos_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Maria di Efesus

Gereja Maria (Turki: Meryem Kilisesi), adalah sebuah katedral Kristen kuno yang didedikasikan untuk Theotokos ("Bunda Allah", yaitu Perawan Maria), yang terletak di Efesus (sekarang Selçuk, di Turki). Gereja ini juga dikenal sebagai Gereja Konsili karena dua konsili penting dalam sejarah Kekristenan Awal (Konsili Efesus dan Konsili Efesus Kedua) diyakini telah diadakan di dalamnya. Gereja ini terletak di stoa selatan Olympieion (Kuil Hadrian Olympios) di sebelah pelabuhan Efesus.

Sejarah

330px-Ephesos_Church_of_Mary_building_phases.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tahapan pembangunan Gereja Maria

Gereja ini berasal dari awal abad ke-5, suatu masa ketika kota Efesus mencapai ketenaran sebagai lokasi Konsili Efesus Pertama (Konsili Ekumenis ketiga) pada tahun 431. Bangunan ini mungkin dibangun khusus untuk Konsili Ekumenis ketiga tersebut (dipanggil pada November 430, dibuka pada Juni 431), di mana gelar Theotokos untuk Bunda Allah dinyatakan ortodoks. Bukti arkeologis terbaru menunjukkan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas reruntuhan bangunan mirip basilika Romawi sebelumnya yang ditinggalkan sekitar abad ke-3, yang dikenal sebagai "Aula Para Muse".[1] Salah satu tradisi menganggap Gereja Maria (atau pendahulunya di Efesus) sebagai gereja Kristen tertua yang diketahui yang didedikasikan untuk Perawan Maria.[2] Sekitar tahun 500, orang-orang Efesus memperluas gereja ini menjadi katedral monumental, yang bagian apse dan pilarnya sebagian masih berdiri di lokasi tersebut hingga saat ini.

Gereja ini berfungsi sebagai katedral dan sebagai kedudukan Uskup Efesus sepanjang Zaman Kuno Akhir.

Sebuah prasasti di Gereja Maria menunjukkan bahwa terdapat sinagoge yang bahkan lebih kuno di Efesus.[3][4]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "Church of Mary", Ephesus Ancient City
  2. ↑ Price, Richard M. (5 September 2008) [2008]. "39.2.6: Martyrdom and the Cult of the Saints: The Cult of the Virgin Mary". Dalam Ashbrook Harvey, Susan; Hunter, David G. (ed.). The Oxford Handbook of Early Christian Studies. Oxford Handbooks (Edisi reprint). Oxford University Press. hlm. 820. ISBN 9780191556616. Diakses tanggal 19 Oktober 2025. The earliest known case of a church dedication to the Virgin is in the Acts of the Council of Ephesus of 431, which regularly describe the church where the bishops assembled as 'the church called Mary'; even if the building dedicated to the Virgin whose ruins impress the visitor today was built later, c. 500 [...], the literary evidence shows that the dedication is older.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Gottheil, Richard; Krauss, Samuel. "EPHESUS". jewishencyclopedia.com. JewishEncyclopedia.com. Diakses tanggal 25 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Synagogue in Ephesus". ephesustoursguide.com. privatetour.net. Diakses tanggal 25 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Sumber

  • Stefan Karweise, The Church of Mary and the Temple of Hadrian Olympios. Helmut Koester, ed., Ephesos: Metropolis of Asia (Harvard University Press, 1995), 311–20.
  • Dr. Nikolaos Karydis, The Development of the Church of St Mary at Ephesos from Late Antiquity to the Dark Ages, From Kent University Repository.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan