Senin, 26 Oktober 2026
20:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Gerard van Swieten

Gerard van Swieten

dokter asal Austria

Bagikan:
Gerard van Swieten
250px-Vanswieten.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Gerard van Swieten di monumen peringatan untuk Maria Theresa, Wina
Lahir(1700-05-07)7 Mei 1700
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 18 Juni 1772(18 Juni 1772-Kesalahan ekspresi: Kata "mei" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "juni" tidak dikenal.
Dikenal karenaMenyanggah keberadaan hantu dan vampir
Karier ilmiah
BidangDokter

Gerard van Swieten (7 Mei 1700 – 18 Juni 1772) adalah dokter Austria--Belanda.

Van Swieten lahir di Leiden. Dia adalah murid Hermann Boerhaave dan pada tahun 1745 menjadi dokter pribadi kaisar Austria Maria Theresa. Dia melakukan transformasi dalam palayanan kesehatan Austria dan pendidikan kedokteran di Universitas. Dia juga mendirikan kebun raya, laboratorium kimia, dan memperkenalkan instruksi klinis.

Dia sangat giat memerangi takhayul pada Abad Pencerahan, terutama melawan kasus-kasus vampir yang dilaporkan terjadi di desa-desa di Eropa Timur antara tahun 1718 dan 1732. Pada tahun 1755 Gerard van Swieten dikirim oleh Maria Theresa ke Moravia untuk menyelidiki situasi yang berkenaan dengan vampir. Dia menganggap mitos vampir merupakan "barbarisme ketidaktahuan" dan dia bertujuan menghapuskannya.

Dia menyelidiki kasus itu dengan saksama, dan menulis sebuah laporan berjudul Abhandlung des Daseyns der Gespenster (Wacana tentang Keberadaan Hantu). Dalam laporan itu, dia menerangkan penyebab kepercayaan vampir. Dia menjelaskan bahwa proses fermentasi dan kurangnya oksigen bisa menyebabkan mayat lambat membusuk sehingga timbul mitos vampir. Beberapa dokter mendukung teorinya, dan bahkan semakin banyak yang menemukan penyebab lain mitos vampir, misalnya epidemi.

Referensi

  • Hamberger, Klaus: Mortuus non mordet. Dokumente zum Vampirismus 1689-1791. Wien 1992


Flag of AustriaBiography icon

Artikel bertopik biografi Austria ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan