Minggu, 25 Oktober 2026
22:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
George Ritzer

George Ritzer

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (November 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Infobox orangGeorge Ritzer
330px-Ritzer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran14 Oktober 1940 Suntingan nilai di Wikidata (86 tahun)
Kota New York Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Michigan
Ross School of Business (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaansosiolog,dosen,ilmuwan sosial Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Maryland Suntingan nilai di Wikidata
Situs websocy.umd.edu… Suntingan nilai di Wikidata

George Ritzer (lahir 14 Oktober 1940) adalah tokoh teoretisi sosiologi yang banyak berkarya dalam bidang metateoretis. Sebagai seorang yang tidak memiliki gelar di bidang sosiologi, maupun latar belakang formal di bidang sosiologi, beliau telah mengajar di jurusan sosiologi di berbagai negara selama lebih dari tiga puluh tahun.

Karya

Beberapa karya tulisannya, antara lain:

  1. Sosiology: A Multiple Paradigm Science (1975a), bersikan berbagai paradigma sosiologi yang terpisah dan tidak jarang saling berbenturan, tetapi juga memberikan argumen bagi keterkaitan, loncatan, perhubungan, dan pengintegrasian paradigma.
  2. Toward an Integratd Sociological Paradifm (1981a), pemahaman tentang sebuah paradigma yang terintegrasi.
  3. Micro-Macro Linkage in Sociology Theory: Applying a Methateoretical Tool (1990a), integrasi makro-mikro.
  4. Agency-Structure, Micro-Macro, Individualizm-Holism-Relationism: A Methateorical Explanation of Theorical Convergance between the United State and Europe (Ritzer dan Gindoff, 1994), struktur agensi.
  5. (1990b), isu yang lebih luas tentang sintesis teoretis.
  6. Metatheorizing in Sosiology (1991b), menyelesaikan konflik yang tidak perlu di dalam teori sosiologi.
  7. Metatheorizing (1992a), menawarkan argumen atas perlunya kasjian teori sosiologi secara sistematis.

Setelah cukup lama dalam karya-karyanya dalam menjelaskan sifat teori sosiologi, pada awal 1990-an Ritzer mulai mengalami kejenuhan. Kemudian beliau berusaha menerapkan berbagai teori yang telah dipelajari pada aspek-aspek konkret dunia.[1]

Referensi

  1. ↑ Ritzer, George (2012). Teori Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. hlm. 1146–1149. ISBN 9786022290445.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan