Minggu, 04 Oktober 2026
01:26 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

George Kelly

Bagikan:

George Kelly (28 April 1905 – 6 Maret 1967) merupakan seorang anak pendeta dari gereja Presbiterian.[1] Ia meraih gelar sarjana muda pada tahun 1926 di bidang fisika dan matematika dari Park College, serta meriah gelar master di bidang sosiologi dari Universitas Kansas.[1] Selanjutnya, ia menerima gelar sarjana muda dari Universitas Edinburgh dalam bidang psikologi.[1] Pada tahun 1931, ia menerima gelar doktor di bidang psikologi dari Universitas Iowa, dan menjadi pengajar psikologi fisiologis di Fort Hays Kansas State College pada tahun 1931.[1][1] Lanjutnya, selama Perang Dunia II, ia bekerja sebagai psikolog di Angkatan Laut Amerika.[1] Terakhir, ia menjadi anggota peneliti di Universitas Brandels pada tahun 1965, sebelum ia meninggal pada tahun 1967.[1] Ia membangun sebuah konsep filsafat yang disebut alternativisme konstruktif.[1][2] Salah satu karya tulisannya ialah Psychology of Personal Constructs.[1] Ia menyusun teori berdasarkan satu postulat utama dan 11 dampak. Adapun postulat utamanya ialah: " secara psikologis, proses kepribadian seseorang bercabang-cabang sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang diantisipasinya.[1] 11 dampak yang dikembangkan dalam teorinya ialah dampak konstruksi, dampak pengalaman, dampak dikotomi, dampak pengorganisasian, dampak ruang lingkup, dampak modulasi, dampak pilihan, dampak individualitas, dampak komunalitas, dampak fragmentasi, dan dampak kemasyarakatan.[1]

Lihat Pula

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Indonesia) C. George Boeree. 2008. Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Yogyakarta: Prismasophie. Hlm. 305
  2. ↑ (Inggris) David G. Benner. 1985. Baker Encyclopedia of Psychology. Grand Rapids: Baker Book House. Hlm. 621
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan