Minggu, 25 Oktober 2026
20:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

George Anyona

Bagikan:

George Moseti Anyona (1945–2003) adalah seorang politisi Kenya.

Anyona lahir pada 1945 di Desa Tombe, Kitutu Masaba, Kenya. Dia kuliah di Universitas Makerere, Uganda, tempat ia belajar Ilmu Politik, Bahasa Inggris, Ekonomi dan Sejarah. Sebelum terjun ke dunia politik pada 1974, ia bekerja di British Airways, Nairobi.

Saat baru mulai terjun ke dunia politik, ia memenangkan kursi Parlemen Timur Kitutu saat itu. Masalah politik Anyona dimulai pada 1977 ketika dia ditahan tanpa diadili oleh Presiden Jomo Kenyatta. Dia dibebaskan setahun kemudian oleh Presiden Daniel arap Moi, setelah dia mengambil alih kekuasaan pasca-kematian Presiden Kenyatta. Anyona lagi-lagi mendapat masalah pada 1982, kali ini bersama dengan teman lamanya dan politikus veteran Jaramogi Oginga Odinga. Keduanya ditangkap dan ditahan tanpa diadili karena berusaha membentuk partai politik Aliansi Sosialis Afrika Kenya (KASA) untuk menantang partai berkuasa Kenya African National Union (KANU).[1]

Ketika dia dibebaskan dari penjara pada tahun 1992, banyak orang menduga dia akan bergabung dengan partai FORD-Kenya pimpinan Jaramogi Oginga Odinga, tetapi dia memilih untuk membentuk partai politiknya sendiri bernama Kenya Social Congress (KSC). Seperti yang telah diprediksi, ia dengan mudah memenangkan kursi di Parlemen, akan tetapi konstituennya di Kitutu Masaba menolak tawarannya untuk menjadi presiden, mereka malah memilih kandidat lain. Namun, nama Anyona tetap dominan dalam percaturan politik Kenya, karena ia dianggap oleh sebagian besar warga Kenya sebagai seorang pemberani, yang cukup kuat untuk menantang partai petahana KANU, langkah yang dianggap sebagai bunuh diri politik.

Anyona meninggal pada tahun 2003 dalam suatu kecelakaan mobil di pinggiran kota Nairobi.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan