Senin, 05 Oktober 2026
01:01 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

George Kelly

Bagikan:

George Kelly (28 April 1905 – 6 Maret 1967) merupakan seorang anak pendeta dari gereja Presbiterian.[1] Ia meraih gelar sarjana muda pada tahun 1926 di bidang fisika dan matematika dari Park College, serta meriah gelar master di bidang sosiologi dari Universitas Kansas.[1] Selanjutnya, ia menerima gelar sarjana muda dari Universitas Edinburgh dalam bidang psikologi.[1] Pada tahun 1931, ia menerima gelar doktor di bidang psikologi dari Universitas Iowa, dan menjadi pengajar psikologi fisiologis di Fort Hays Kansas State College pada tahun 1931.[1][1] Lanjutnya, selama Perang Dunia II, ia bekerja sebagai psikolog di Angkatan Laut Amerika.[1] Terakhir, ia menjadi anggota peneliti di Universitas Brandels pada tahun 1965, sebelum ia meninggal pada tahun 1967.[1] Ia membangun sebuah konsep filsafat yang disebut alternativisme konstruktif.[1][2] Salah satu karya tulisannya ialah Psychology of Personal Constructs.[1] Ia menyusun teori berdasarkan satu postulat utama dan 11 dampak. Adapun postulat utamanya ialah: " secara psikologis, proses kepribadian seseorang bercabang-cabang sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang diantisipasinya.[1] 11 dampak yang dikembangkan dalam teorinya ialah dampak konstruksi, dampak pengalaman, dampak dikotomi, dampak pengorganisasian, dampak ruang lingkup, dampak modulasi, dampak pilihan, dampak individualitas, dampak komunalitas, dampak fragmentasi, dan dampak kemasyarakatan.[1]

Lihat Pula

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Indonesia) C. George Boeree. 2008. Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Yogyakarta: Prismasophie. Hlm. 305
  2. ↑ (Inggris) David G. Benner. 1985. Baker Encyclopedia of Psychology. Grand Rapids: Baker Book House. Hlm. 621
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan