Rabu, 07 Oktober 2026
18:16 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Geografi Malta

Geografi Malta

Bagikan:
Geografi Malta
Malta
BenuaEurope
KawasanSouthern Europe
Koordinat35°54′N 14°31′E / 35.900°N 14.517°E / 35.900; 14.517
WilayahPeringkat 186th
316 km² (122 mil²)
100% daratan
0% perairan
Titik tertinggiTa' Dmejrek
Titik terendahMediterranean Sea

Geografi Malta didominasi oleh topografi kepulauan batu kapur yang terletak di kawasan Eropa Selatan. Meskipun secara administratif dan budaya merupakan bagian dari Eropa, kepulauan ini secara tektonik berada di atas lempeng afrika di tengah Laut Mediterania, berjarak sekitar 81 kilometer di sebelah selatan Sisilia, Italia, serta hampir 300 kilometer di sebelah utara pesisir Afrika Utara (Libya dan Tunisia).[1]

Secara keseluruhan, wilayah negara ini mencakup area seluas sekitar 316 kilometer persegi. Kepulauan Malta terdiri dari tiga pulau utama yang berpenghuni, yakni Malta, Gozo, dan Comino, serta beberapa pulau kecil nirpenghuni seperti Cominotto, Filfla, dan Kepulauan St. Paul. Bentang alamnya dicirikan oleh topografi perbukitan rendah yang dihiasi oleh sistem terasering pertanian atau sawah bertingkat, sementara garis pantainya yang berlekuk-lekuk menyediakan banyak teluk strategis yang berfungsi sebagai pelabuhan alami. Ibu kota negara ini terletak di kota bersejarah Valletta.[2]

Karakteristik

Malta memiliki luas total 315.718 km2 (121.899 sq mi) dengan daratan yang mencakup seluruh wilayah tersebut dan air yang menempati area nol. Sebagai perbandingan geografis, luas daratan Malta yang mencapai 316 kilometer persegi setara dengan sedikit kurang dari sepertujuh ukuran Wilayah Ibu Kota Australia, kira-kira seperdelapan belas dari luas Pulau Prince Edward di Kanada, sedikit lebih kecil daripada pulau Isle of Wight di Inggris, serta sedikit kurang dari dua kali lipat luas wilayah ibu kota Amerika Serikat, Washington, D.C.[3]

Terlepas dari garis pantai Pulau Gozo sepanjang 56 kilometer, total panjang garis pantai Kepulauan Malta mencapai 1.968 kilometer. Terkait yurisdiksi maritim, klaim batas laut teritorial Malta membentang sejauh 12 mil laut, sementara zona tambahan (contiguous zone) ditetapkan sejauh 24 mil laut. Batas landas kontinental negara ini meliputi kedalaman hingga 200 meter atau hingga batas kedalaman eksploitasi, dan zona perikanan eksklusifnya membentang seluas 25 mil laut dari garis pangkal.[4]

Permasalahan lingkungan

Berdasarkan data Eurostat tahun 2023, sebanyak 34,7% rumah tangga di Malta melaporkan terdampak oleh polusi, kotoran, atau gangguan lingkungan lainnya. Angka ini menjadikan Malta sebagai negara dengan persentase tertinggi di Uni Eropa pada tahun tersebut, yang nilainya bahkan melampaui dua kali lipat rata-rata Uni Eropa sebesar 12,2%. Tingkat paparan ini menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari angka 26,5% pada tahun 2017, serta menyoroti berbagai persoalan lingkungan seperti emisi lalu lintas, debu dari proyek konstruksi atau jalan raya, penumpukan sampah, infestasi hama, pencemaran lendir laut (sea slime) pada musim panas, polusi suara, minimnya ruang hijau, hingga pembuangan sampah ilegal.[5] Dari segi kualitas udara, Malta mencatat rata-rata konsentrasi tahunan partikel halus PM2.5 sebesar 12 mikrogram per meter kubik pada tahun 2023, angka yang melebihi dua kali lipat ambang batas rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 mikrogram per meter kubik. Laporan Kualitas Udara Dunia 2023 oleh IQAir menempatkan Malta di peringkat ke-49 dari 134 negara secara global, serta peringkat ke-26 di antara negara-negara Eropa terkait tingkat polusi PM2.5. Partikel halus ini yang mencakup sulfat, karbon hitam, nitrat, dan amonium dengan ukuran sekitar seperlima puluh diameter rambut manusia dapat terserap dengan mudah ke dalam paru-paru dan aliran darah, sehingga berisiko memicu asma, kanker, stroke, dan penyakit paru-paru. Tingginya tingkat polusi tersebut erat kaitannya dengan masifnya sektor konstruksi dan transportasi. Jumlah hunian di Malta melonjak dari sekitar 224.000 unit pada tahun 2011 menjadi lebih dari 297.000 unit pada tahun 2021, sebuah pertumbuhan sekitar sepertiga yang melampaui laju peningkatan populasi. Sementara itu, jumlah kendaraan bermotor terus mengalami lonjakan hingga melampaui angka 420.000 unit, dengan tambahan sekitar 30 kendaraan baru setiap harinya. Berdasarkan data resmi Kantor Statistik Nasional (National Statistics Office), kepadatan kendaraan di negara ini tercatat lebih dari 18.000 mobil per kilometer persegi ruas jalan dan rasio 1.500 mobil untuk setiap 1.000 penduduk.[6]

Referensi

  1. ↑ State of the Environment Report for Malta 1998 Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine
  2. ↑ Barberi, F.; Civetta, L.; Gasparini, P.; Innocenti, F.; Scandone, R.; Villari, L. (1974-05). "Evolution of a section of the Africa-Europe plate boundary: Paleomagnetic and volcanological evidence from Sicily". Earth and Planetary Science Letters (dalam bahasa Inggris). 22 (2): 123–132. doi:10.1016/0012-821X(74)90072-7.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ "GeoNames Fulltextsearch : Island". www.geonames.org. Diakses tanggal 2026-09-25.
  4. ↑ [httpss://www.independent.com.mt/articles/2025-09-05/newspaper-leader/TMID-Editorial-Pollution-grime-and-the-need-for-action-6736272908 "TMID Editorial: Pollution, grime and the need for action - The Malta Independent"]. www.independent.com.mt. Diakses tanggal 2026-09-25.
  5. ↑ admin.01 (2025-09-03). "Malta tops EU chart for pollution impact on households". Malta News Agency (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  6. ↑ "A third of Maltese residents are exposed to excessive noise". MaltaToday.com.mt (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan