Sabtu, 31 Oktober 2026
12:01 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gens Postumia

Gens Postumia

Bagikan:
250px-Postumia_4_96_BC_56081.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Denarius diterbitkan oleh Aulus Postumius Albinus, pencetak uang logam pada 96 SM. bagian depan menggambarkan kepala Diana, bertuliskan Roma, sedangkan bagian belakangnya menampilkan tiga penunggang kuda yang menginjak-injak musuh yang jatuh.[1]

Gens Postumia adalah keluarga bangsawan Patricius di Romawi Kuno. Sepanjang sejarah Republik, Postumii sering menduduki Magistratus kepala negara Romawi, dimulai dengan Publius Postumius Tubertus, konsul pada 505 SM, tahun kelima Republik. Seperti kebanyakan aristokrasi Romawi kuno, Postumii memudar sementara waktu di bawah Kekaisaran, individu yang menyandang nama Postumius kembali mengisi sejumlah jabatan penting dari abad ke-II M hingga akhir Kekaisaran Barat.[2]

Nomen Postumius adalah nama marga patronimik, yang berasal dari praenomen Postumus, yang diduga milik nenek moyang gens. Nama itu berasal dari kata sifat Latin, postremus, yang berarti "terakhir" atau "paling belakang," awalnya menunjukkan anak terakhir atau anak bungsu. Namun, maknanya telah lama dikacaukan dengan makna "anumerta", yang menunjukkan seorang anak yang lahir setelah kematian ayahandanya; kesalahpahaman ini dipupuk oleh fakta bahwa seorang anak anumerta juga harus yang termuda.[3]

Catatan kaki

Referensi

  1. ↑ Crawford, Roman Republican Coinage, pp. 281, 335, 389.
  2. ↑ Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology, vol. III, p. 510 ("Postumia Gens").
  3. ↑ Chase, pp. 111, 131, 150.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan