Rabu, 23 September 2026
15:25 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Genjer

Genjer

Untuk lagu rakyat Indonesia yang berjudul sama, lihat Genjer-genjer.
Artikel ini bukan mengenai eceng gondok.
Genjer
250px-Limnocharis_flava_HabitusFlower_BotGardBln0906.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Alismataceae
Genus: Limnocharis
Spesies:
L. flava
Nama binomial
Limnocharis flava

Genjer,[1]kelayan,[2] atau eceng[3] (Limnocharis flava) adalah sejenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan eceng gondok. Dalam bahasa internasional dikenal sebagai limnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-head, atau cebolla de chucho. Nama "paku rawan" agak menyesatkan karena genjer sama sekali bukan anggota tumbuhan paku. Tumbuhan ini sangat banyak di temukan di perairan dangkal dan berlumpur seperti danau.

Deskripsi

Ternak tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter ini mudah ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau rawa; rimpang tebal dan tegak, terbenam dalam lumpur; daun tegak atau miring, tidak mengapung (berbeda dari eceng gondok), tangkainya panjang dan berlubang, helainya bervariasi bentuknya; mahkota bunga berwarna kuning dengan diameter 1,5 cm, kelopak bunga hijau.

Tumbuhan ini dapat menjadi gulma sawah yang serius jika tidak ditangani segera. Pemanfaatannya dapat membantu mengendalikan populasinya. Walaupun biasanya tidak intensif dibudidayakan, perbanyakan dapat dilakukan secara vegetatif walaupun bijinya pun dapat ditanam. Tumbuhan ini berbunga sepanjang tahun.

Perannya sebagai makanan rakyat miskin digambarkan dalam lagu populer berbahasa Osing yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an, Genjer-genjer.

Kegunaan

Tanaman genjer dikenal sebagai hama, tetapi dibalik sebutannya yang terkenal tanaman genjer memiliki banyak manfaat kesehatan. Tumbuhan genjer ini bisa dijadikan sebagai obat tradisional seperti digunakan untuk menjaga kesehatan pencernaan, antibiotik, mempercepat penyembuhan luka, anemia, kanker, keracunan jengkolat, menjaga kesehatan kulit dan membantu menurunkan kolesterol. Salah satu kelebihan dari genjer yaitu, memiliki serat yang cukup tinggi yaitu sebesar 0,75-1,56% sehingga mampu untuk membuang kotoran dalam tubuh sehingga aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yang berguna mencegah konstipasi.[4]

Selain itu Tanaman genjer menawarkan berbagai manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya, seperti serat untuk pencernaan, zat besi untuk mencegah anemia, Vitamin C untuk daya tahan tubuh. Selain itu, genjer juga baik untuk kesehatan tulang dan gigi berkat kalsium dan fosfornya, membantu mengontrol tekanan darah, serta mendukung program diet sehat karena rendah kalori dan tinggi serat.[4]

Referensi

  1. (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata genjer pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-12. Diakses tanggal 2019-10-9. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata kelayan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-26. Diakses tanggal 2019-10-9. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata eceng pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-21. Diakses tanggal 2019-10-9. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  4. 1 2 Irma Widyawati, P032013411059 (2023-05-31). "Daya Terima dan Kandungan Nilai Gizi Mie Basah Genjer" (dalam bahasa Inggris). Poltekkes Kemenkes Riau.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Limnocharis flava.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan