Sabtu, 26 September 2026
23:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Gelisol

Gelisol

lapisan tanah ibun abadi

Gelisol
250px-Gelisol_profile.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Profil tanah Gelisol
Dipakai diTaksonomi tanah USDA
ProfilOAC
Proses pentingKrioturbasi
Material indukgambut, lainnya
Iklimsubarktik, tundra

Gelisol (Latin: Gelare bermakna "untuk membekukan") adalah tanah beku abadi yang ada pada daerah yang sangat dingin karena di dalamnya terdapat kandungan Permafrost (lapisan bahan membeku permanen terletak di atas solum tanah) sampai kedalaman 2 meter (sekitar enam kaki) dari permukaan tanah dan dapat dicirikan dengan adanya lapisan es (suhu tanah di bawah 0 °C [32 °F]). Gelisol hanya ditemukan pada beberapa daerah di Kutub Utara, seperti Kanada, Rusia, dan Alaska.[1]

Gelisol merupakan tanah yang rapuh dan mudah terkikis karena letaknya yang berdekatan dengan es kutub. Luas tanah Gelisol sekitar 11 juta km2 atau 9% dari luas permukaan bumi, populasi terendah dari semua jenis ordo tanah. Gelisol menjadi salah satu indikator untuk menunjukkan adanya tanda dari pemanasan global. Suhu tanah Gelisol cukup rendah sehingga proses pembentukannya sangat lambat. Gelisol tidak sama dengan Entisol, Histosol, Inseptisol, dan Vertisol karena adanya tambahan lapisan es.[2]

Sebagian besar Gelisol berwarna hitam atau coklat tua. Secara kimia, Gelisol sangat tidak subur karena kandungan nutrisi di dalamnya, khususnya kalsium dan kalium sangat mudah larut di atas lapisan es. Disebabkan proses pembentukan tanahnya yang sangat lambat, sebagian Gelisol menyimpan karbon organik dalam jumah besar. Gelisol sensitif terhadap aktivitas manusia karena tanahnya membeku.[3]

Subordo Gelisol

Subordo Gelisol ada 3, yaitu:[4]

  1. Histels, jenis Gelisol yang dapat ditemukan di atas bahan sinderi, fragmental atau batuapung dan di bawah solum langsung terdapat kontak densik, litik atau paralitik; memiliki bahan tanah organik setebal 40 cm; dan mencapai kedalaman sampai 50 cm. Histels dibagi menjadi 5 bagian, yaitu Folistels, Glacistels, Fibristels, Himistels, dan Sapristels.
  2. Turbels, jenis Gelisol yang hanya mempunyai satu horison atau lebih. Terjadi akumulasi bahan organik, pasir dan pecahan batuan yang terletak diatas bahan permafrost. Turbels dibagi menjadi 7 bagian, yaitu Histoturbels, Aquiturbels, Anhyturbels, Molliturbels, Umbriturbels, Psammoturbels, dan Haploturbels.
  3. Orthels, jenis Gelisol yang tidak mempunyai sifat-sifat khusus seperti 2 jenis gelisol di atas. Orthels dibagi menjadi 8 bagian, yaitu Historthels, Aquorthels, Anhyorthels, Mollorthels, Umbrorthels, Argiorthels, Psammorthels, dan Haplorthels.

Referensi

  1. ↑ Ping, C.L. (2013). "Gelisols: Part II. Classification and Related Issues". Soil Horizons (dalam bahasa Inggris). 54 (4): 0. doi:10.2136/sh2013-54-4-gc. ISSN 2163-2812.
  2. ↑ "Gelisol | soil". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-07. Diakses tanggal 2021-09-04.
  3. ↑ "Gelisols | Soil & Water Systems | University of Idaho". www.uidaho.edu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-02. Diakses tanggal 2021-09-04.
  4. ↑ Fiantis, Dian. Morfologi dan Klasifikasi Tanah (PDF). Padang: Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) Universitas Andalas. hlm. 271. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-12-05. Diakses tanggal 2021-09-04.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan