Sabtu, 26 September 2026
14:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Gdynia

Gdynia

Place in Provinsi Pomorskie Voivodeship, PolandiaTemplat:SHORTDESC:Place in Provinsi Pomorskie Voivodeship, Polandia
Gdynia
250px-00_sea_towers_%28April_2018%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Gdynia
Bendera
Lambang kebesaran Gdynia
Lambang kebesaran
Motto: 
Gdynia - miasto z morza i marzeń
(Gdynia - sebuah kota yang dibangun dari laut dan mimpi)
Negara Polandia
VoivodeshipProvinsi Pomorskie
Countycity county
Hak kotaFebruari 10, 1926
Jumlah satuan pemerintahan22 dzielnicas
Pemerintahan
 • MayorWojciech Szczurek
 • Wakil PresidenEwa Łowkiel
 • Wakil PresidenMichał Guć
 • Wakil PresidenBogusław Stasiak
 • Wakil PresidenMarek Stępa
Luas
 • Total135 km2 (52 sq mi)
Ketinggian tertinggi205 m (673 ft)
Ketinggian terendah0 m (0 ft)
Populasi
 (2014)
 • Total247.799
 • Kepadatan1,800/km2 (4,800/sq mi)
Zona waktuUTC+1 (CET)
 • Musim panas (DST)UTC+2 (CEST)
Kode Pos
81-004 to 81-919
Kode area telepon+48 58
Car platesGA
Situs webhttp://www.gdynia.pl

Gdynia ialah kota pelabuhan di Pomerania, yang kini terletak di Polandia, di Provinsi Pomorskie. Antara 1772 dan 1919 kota ini masuk wilayah Prusia dan Jerman, setelah Perang Dunia I dianeksasi ke Polandia dan dikembangkan menjadi pelabuhan penting di Koridor Polandia. Pada 1939 kota ini dianeksasi kembali oleh Jerman dan dinamai Gotenhafen, meski pada masa lalu kota ini dinamai Gdingen. Pada 1945 kota ini kembali masuk wilayah Polandia. Nama Gdynia dan Gdingen memiliki asal bahasa yang sama.

Sejak 1967 menjadi kota kembar Alborg di Denmark.

Daerah Gdańsk, Sopot dan Gdynia disebut Trójmiasto (bahasa Polandia "trikota").

Sejarah

250px-Red_Bull_Air_Race_Gdynia_-_2014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Red Bull Air Race Gdynia - 2014
  • 1253: Gdynia, sebuah desa nelayan, pertama kali disebut menggunakan nama Gdina. Berdasarkan dokumen uskup, desa tersebut adalah milik Oksywie.
  • 1362: Gdynia menjadi milik Ordo Cistercian.
  • 1382: Rusocin, pemilik Gydnia pada masa itu, memberikan desa tersebut ke Biarawan Carthusian dari Kartuzy di Kashubia. Ordo tersebut berkuasa di Gydnia hingga Perjanjian Partisi Polandia Pertama (1772).
  • 1734: Rusia mengepung desa ini dan membakarnya. Pada akhir abad ke-18, Gydnia mulai dibangun kembali dan ketika itu hanya 20 keluarga yang masih tinggal disana.
  • 1904: Gydnia mulai dibangun menjadi resor tepi pantai.
  • 1920: Polandia mendapatkan akses ke kota ini dan pembangunan di Gydnia mulai direncanakan.
  • 1922: Parlemen Polandia membangun fasilitas pelabuhan di Gydnia. Pekerja dari seluruh Polandia didatangkan untuk membantu konstruksi.
  • 1923: Bagian pertama dari pelabuhan diresmikan oleh Presiden Polandia, Stanislaw Wojciechowski.
  • 1926: Gydnia diberi hak kota dan saat itu jumlah penduduknya telah mencapai 12.000 jiwa.
  • 1939: Nazi (Jerman) menggabungkan Gydnia dengan Reich, mengusir penduduk lokal, dan mengubah nama kota ini menjadi Gotenhafen.
  • 1945: Gydnia dibebaskan oleh Polandia melalui pertempuran dengan Tentara Merah.
  • 2010: Gydnia menjadi kota terbesar ke-12 di Polandia dengan populasi penduduk sebesar 248.000 jiwa.

Olahraga

Galeri

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gdynia.



Polandia

Artikel bertopik geografi atau tempat Polandia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan