Jumat, 02 Oktober 2026
11:14 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

Gastrin

protein

Bagikan:
Gastrin
Identifikasi
SimbolGastrin
PfamPF00918
InterProIPR001651
PROSITEPDOC00232
Struktur protein yang tersedia:
Pfamstruktur
PDBRCSB PDB; PDBe; PDBj
PDBsumringkasan struktur

Gastrin adalah hormon peptida yang merangsang sekresi asam lambung (HCl) oleh sel-sel parietal lambung dan membantu dalam pergerakan lambung. Hormon dilepaskan oleh sel G di antrum pilorik lambung, duodenum, dan pankreas.

Gastrin berikatan dengan reseptor kolesistokinin B untuk menstimulasi pelepasan histamin dalam sel-sel seperti enterokromaffin, dan hasilnya menginduksi penyisipan pompa K+/H+ ATPase ke dalam membran apikal sel parietal (yang pada gilirannya meningkatkan pelepasan H+ ke dalam rongga lambung). Pelepasan gastrin distimulasi oleh peptida di lumen lambung.

Fisiologi

Genetika

Pada manusia, gen GAS terletak di lengan panjang kromosom 17 (17q21).[1]

Sintesis

Gastrin adalah hormon peptida lurus yang diproduksi oleh sel G pada duodenum dan antrum pilorik lambung. Gastrin disekresikan ke dalam aliran darah. Polipeptida hasil translasi bernama preprogastrin, kemudian dibelah oleh enzim dalam modifikasi post-translasi menghasilkan progastrin (suatu zat antara), dan kemudian terbentuk gastrin dalam berbagai bentuk utama berikut: (Angka-angka mengacu pada jumlah asam amino).

  • gastrin-34 ("gastrin besar")
  • gastrin-17 ("gastrin kecil")
  • gastrin-14 ("minigastrin")

Sementara itu, terdapat juga pentagastrin yaitu urutan lima asam amino yang disintesis secara buatan yang identik dengan lima urutan asam amino terakhir pada ujung C-terminus gastrin.

Sekresi

Gastrin disekresikan sebagai respons terhadap rangsangan berikut:

  • distensi antrum lambung
  • stimulasi vagal (diperantari oleh neurokrin bombesin atau GRP pada manusia)
  • adanya protein yang dicerna sebagian, terutama asam amino di lambung. Asam amino aromatik merupakan stimuli yang sangat kuat untuk melepaskan gastrin.[2]
  • hiperkalsemia (melalui reseptor penginderaan kalsium[3])

Pelepasan gastrin dihambat oleh:[4][5]

Fungsi

500px-Control-of-stomach-acid-sec.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sel G terlihat dekat kiri bawah, dan gastrin diberi label sebagai dua panah hitam yang mengarah dari gastrin. Catatan: diagram ini tidak menggambarkan efek stimulasi gastrin pada sel ECL.

Adanya gastrin membuat stimulasi sel parietal lambung untuk menyekresikan asam klorida (HCl)/asam lambung. Sekresi ini dilakukan baik secara langsung pada sel parietal dan secara tidak langsung melalui pengikatan pada reseptor CCK2/gastrin pada sel ECL di lambung, yang kemudian merespons dengan melepaskan histamin, yang pada gilirannya bertindak secara parakrin pada sel parietal yang merangsang sel untuk mengeluarkan ion H+. Gastrin adalah stimulus utama untuk sekresi asam oleh sel parietal.[6]

Seiring dengan fungsi yang disebutkan di atas, gastrin telah terbukti memiliki fungsi tambahan:

  • Merangsang pematangan sel parietal dan pertumbuhan fundus.
  • Menyebabkan sel utama lambung menyekresikan pepsinogen, suatu bentuk zimogen (tidak aktif) dari enzim pepsin pencernaan.
  • Meningkatkan mobilitas otot antral dan meningkatkan kontraksi perut.
  • Memperkuat kontraksi antral terhadap pilorus, dan melemaskan sphincter pilorus, yang meningkatkan laju pengosongan lambung.[7]
  • Berperan dalam relaksasi katup ileocecal.[8]
  • Menginduksi sekresi pankreas dan pengosongan kantong empedu.[9]
  • Dapat memengaruhi sifat esofagus sphincter (LES) yang lebih rendah, menyebabkannya berkontraksi,[10] - meskipun pentagastrin dapat menjadi penyebabnya.[11]
  • Gastrin berkontribusi pada refleks gastrokolik.

Faktor-faktor yang memengaruhi sekresi

Bisa dibagi menjadi dua yaitu fisiologis dan patalogis.[12]

Lumen lambung

  • Faktor stimulasi: protein makanan dan asam amino (daging), hiperkalsemia (yaitu selama fase lambung)
  • Faktor penghambat: keasaman (pH di bawah 3) - mekanisme umpan balik negatif, diberikan melalui pelepasan somatostatin dari sel δ di lambung, yang menghambat pelepasan gastrin dan histamin.

Parakrin

  • Faktor stimulasi: bombesin atau gastrin-releasing peptide (GRP)
  • Faktor penghambat: somatostatin - bekerja pada reseptor somatostatin-2 pada sel G secara parakrin melalui difusi lokal dalam ruang antar sel, tetapi juga secara sistemik melalui pelepasannya ke dalam sirkulasi darah mukosa lokal; menghambat sekresi asam dengan bekerja pada sel parietal.

Sistem saraf

  • Faktor stimulasi: Agen beta-adrenergik, agen kolinergik, gastrin-releasing peptide
  • Faktor penghambat: Refleks enterogastrik

Sirkulasi

Paraneoplastik

Peran dalam penyakit

Pada sindrom Zollinger-Ellison, gastrin diproduksi pada tingkat yang berlebihan, sering kali oleh gastrinoma (tumor penghasil gastrin, sebagian besar jinak) dari duodenum atau pankreas. Untuk menyelidiki hipergastrinemia (kadar gastrin dalam darah), dapat dilakukan "tes pentagastrin".[13] Pada gastritis autoimun, sistem kekebalan menyerang sel-sel parietal yang mengarah ke hipoklorhidria (sekresi asam lambung rendah). Keadaan ini menghasilkan peningkatan level gastrin dalam upaya mengimbangi peningkatan pH di lambung. Akhirnya, semua sel parietal hilang dan hasil aklorhidri menyebabkan hilangnya umpan balik negatif pada sekresi gastrin. Konsentrasi gastrin plasma meningkat pada hampir semua individu dengan mucolipidosis tipe IV sekunder (rata-rata 1507 pg/mL; kisaran 400-4100 pg/mL) (normal 0-200 pg/mL) hingga aklorhidri konstitutif. Temuan ini memfasilitasi diagnosis pasien dengan gangguan neurogenetik ini.[14] Selain itu, peningkatan kadar gastrin dapat terjadi pada gastritis kronis akibat infeksi H. pylori.[15]

Sejarah

Gastrin pertama kali dikenali keberadaannya pada 1905 oleh ahli fisiologi Inggris John Sydney Edkins,[16][17] dan gastrin diisolasi pada 1964 oleh Hilda J. Tracy dan Roderic Alfred Gregory di Universitas Liverpool.[18] Struktur gastrin berhasil ditentukan pada 1964.[19]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. ↑ "The genes for human gastrin and cholecystokinin are located on different chromosomes". Human Genetics. 73 (1): 77–80. Mei 1986. doi:10.1007/BF00292669. PMID 3011648.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Blanco, Antonio; Blanco, Gustavo (2017), "Biochemical Bases of Endocrinology (II) Hormones and Other Chemical Intermediates", Medical Biochemistry, Elsevier: 573–644, ISBN 9780128035504, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-29, diakses tanggal 2018-11-02{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)
  3. ↑ "Calcium-sensing receptor is a physiologic multimodal chemosensor regulating gastric G-cell growth and gastrin secretion". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 107 (41): 17791–6. Oktober 2010. doi:10.1073/pnas.1009078107. PMC 2955134. PMID 20876097.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Somatostatin is an essential paracrine link in acid inhibition of gastrin secretion". Digestion. 51 (2): 95–102. 1992. doi:10.1159/000200882. PMID 1354190.
  5. ↑ "Effects of somatostatin and acid on inhibition of gastrin release in newborn rats". Endocrinology. 114 (3): 743–6. Maret 1984. doi:10.1210/endo-114-3-743. PMID 6141932. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-05. Diakses tanggal 2019-01-29.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Lindström, E.; Chen, D.; Norlén, P.; Andersson, K.; Håkanson, R. (2001-3). "Control of gastric acid secretion:the gastrin-ECL cell-parietal cell axis". Comparative Biochemistry and Physiology. Part A, Molecular & Integrative Physiology. 128 (3): 505–514. ISSN 1095-6433. PMID 11246041. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-01-29. Diakses tanggal 2019-01-29.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  7. ↑
    Tortora, GJ, & Grabowski, SR (1996). Prinsip anatomi dan fisiologi. New York, NY: HarperCollins College. Ed tanggal 14 Hal 906
  8. ↑ "Effects of gastrin-releasing peptide (GRP) on the mechanical activity of the human ileocaecal region in vitro". Neurogastroenterology and Motility. 9 (4): 265–70. Desember 1997. doi:10.1046/j.1365-2982.1997.d01-59.x. PMID 9430795.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Effect of gastrin on pancreatic enzyme secretion and gallbladder emptying in man". Gastroenterology. 71 (3): 409–11. September 1976. PMID 950091.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Gastrin and lower esophageal sphincter tone". Archives of Internal Medicine. 138 (2): 196. Februari 1978. doi:10.1001/archinte.138.2.196. PMID 626547.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Lower oesophageal sphincter response to gastrin--pharmacological or physiological?". Gut. 19 (2): 99–102. Februari 1978. doi:10.1136/gut.19.2.99. PMC 1411818. PMID 631634.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Indu., Khurana, (2006). Textbook medical physiology. New Delhi: Reed Elsevier India. ISBN 8181478509. OCLC 968478170, p605. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2019-01-29.{{cite book}}: Periksa nilai |oclc=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  13. ↑ Baron, J. H. (1978). "Clinical Tests of Gastric Secretion" (dalam bahasa Inggris (Britania)). doi:10.1007/978-1-349-03188-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-17. Diakses tanggal 2019-01-29.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  14. ↑ "Constitutive achlorhydria in mucolipidosis type IV". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 95 (3): 1207–12. Februari 1998. doi:10.1073/pnas.95.3.1207. PMC 18720. PMID 9448310.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Review Article: Strategies to Determine Whether Hypergastrinaemia Is Due to Zollinger-Ellison Syndrome Rather Than a More Common Benign Cause". www.medscape.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-22. Diakses tanggal 2019-01-29.
  16. ↑ "The chemical mechanism of gastric secretion". The Journal of Physiology. 34 (1–2): 133–44. Maret 1906. doi:10.1113/jphysiol.1906.sp001146. PMC 1465807. PMID 16992839. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-02-07. Diakses tanggal 2019-01-29.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "The pivotal role of John S. Edkins in the discovery of gastrin". World Journal of Surgery. 21 (2): 226–34. Februari 1997. doi:10.1007/s002689900221. PMID 8995084.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "The constitution and properties of two gastrins extracted from hog antral mucosa: Part I the isolation of two gastrins from hog antral mucosa". Gut. 5 (2): 103–107. 1964. doi:10.1136/gut.5.2.103. PMC 1552180.
  19. ↑ "The antral hormone gastrin. Structure of gastrin". Nature. 204: 931–3. Desember 1964. doi:10.1038/204931a0. PMID 14248711.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan