Senin, 09 November 2026
04:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Garbarata

Garbarata

Bagikan:
250px-AdelaidJetBridgeS7386.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Garbarata di Bandar Udara Adelaide
250px-Kobe_nakatottei06s3200.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Garbarata di Pelabuhan Kobe Jepang

Garbarata (kadang juga disebut tangga belalai) adalah jembatan yang berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu masuk kapal dan pesawat terbang untuk memudahkan penumpang masuk atau keluar. Tergantung pada desain bangunan, ketinggian, memicu posisi, dan persyaratan operasional, mungkin dibuat menetap atau bergerak, berayun radial atau memperpanjang panjang. Garbarata ditemukan oleh Frank Der Yuen, insinyur penerbangan berkebangsaan Amerika Serikat.[1]

Sebelum pengenalan garbarata, penumpang biasanya naik pesawat dengan berjalan di sepanjang jalan tanah-tingkat dan mendaki tangga bergerak, atau naik airstairs pada pesawat sehingga dilengkapi. Garbarata pertama kali digunakan pada tanggal 26 Juli 1959 di Bandar Udara Internasional San Francisco.

Namun demikian, meskipun keberadaan garbarata menjadi penanda modernnya sebuah bandara atau pelabuhan, ada alasan tertentu mengapa garbarata tidak dipasang, antara lain karena ketersediaan lahan parkir, padatnya jadwal penerbangan dan penggunaan garbarata. Ada satu waktu di mana ketika penumpang menginginkan garbarata, terkadang menyebabkan terlambatnya penerbangan karena garbarata perlu persiapan memasangkan ke mulut pintu pesawat atau kapal.[2][3]

Asal kata

Garbarata kemungkinan berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Sanskerta, yakni garba गर्भ yang artinya perut, rahim atau wadah,[4] dan ratha रथ yang artinya kereta.[5] Kedua kata tersebut juga ditemukan dalam kamus bahasa Kawi dengan makna yang sama.[6] Sementara dalam bahasa Jawa, kata garba selain bermakna perut, juga bermakna menggandeng/menyambung.[4][7] Kata garbarata telah disebutkan pada buku Pengindonesiaan Kata dan Ungkapan Asing yang diterbitkan tahun 2003 oleh Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.[8]

Referensi

  1. ↑ "Apparatus for facilitating the loading and unloading of passengers and cargo : US Grant US3046908A". 31 Agustus 1959. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-09. Diakses tanggal 2021-05-09.
  2. ↑ National Geographic: Inilah Alasan Garbarata Tak Selalu Digunakan di Bandara Diarsipkan 2017-06-15 di Wayback Machine, diakses 2 Juni 2017
  3. ↑ KBBI: Garbarata Diarsipkan 2022-04-06 di Wayback Machine, diakses 2 Juni 2017
  4. 1 2 "SEAlang Library Indonesian Lexicography". sealang.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-09-09. Diakses tanggal 2018-12-01.
  5. ↑ Glashoff, Klaus. "Sanskrit Dictionary for Spoken Sanskrit". spokensanskrit.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-30. Diakses tanggal 2018-12-01.
  6. ↑ Winter, C. F. dan Ranggawarsita. Kamus Kawi-Jawa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  7. ↑ Subalidinata, R. S. 1968. Sarining Kasusastraan Jawa. Yogyakarta: Penerbit Jaker. Hal. 25.
  8. ↑ Sugono, Dendy Sugono, Dendy (2003). "Pengindonesiaan Kata dan Ungkapan Asing". repositori.kemdikbud.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-18. Diakses tanggal 2018-12-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri garbarata di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jet bridges.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan