Jumat, 02 Oktober 2026
18:58 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Gangren

kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis atau mati

Bagikan:
Gangren
SpesialisasiBedah Sunting ini di Wikidata

Gangren atau kelemayuh adalah kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis atau mati.[1][2] Kondisi ini terjadi setelah seseorang mengalami luka, infeksi, atau masalah kesehatan kronis yang memengaruhi sirkulasi darah.[2] Penyebab utama gangren adalah berkurangnya suplai darah ke jaringan yang terjangkit gangren, sehingga mengakibatkan kematian sel.[3] Diabetes dan merokok jangka panjang turut menambah risiko gangren.[2][3]

Ada berbagai jenis gangren dengan gejala-gejala yang berbeda pula, seperti gangren kering, gangren basah, gangren gas, gangren dalam, dan necrotising fasciitis.[1][2] Gangren dapat ditangani dengan cara penyiangan (jika parah diamputasi) terhadap bagian tubuh yang terjangkit, antibiotik, bedah vaskuler, terapi belatung, atau terapi oksigen hiperbarik.[4]

Perawatan

Perawatan tergantung dari lokasi gangren dan banyaknya bagian tersebut yang tergerus. Cara terbaik adalah mengembalikan kelancaran aliran darah (revascularization) dari organ terkait, yang mana dapat mengembalikan gerusan (necrosis) dan menyembuhkannya. Perawatan lainnya termasuk penggunaan antibiotik, perlindungan luka, perepihan (debriment) dan amputasi.

"Kebanyakan amputasi terjadi karena penyumbatan pembuluh-pembuluh darah kecil (Iskemi) pada bagian bawah anggota badan. Pada amputasi Dysvascular, 15-28 persen pasien akan kehilangan kakinya dalam 3 tahun. Pada manula yang menjalani amputasi, 50 persen akan tetap hidup dalam 3 tahun pertama."[5]

Di Amerika serikat 30.000-40.000 amputasi dilakukan setiap tahunnya. Penggunaan antibiotik saja tidak efektif, karena antibiotik tidak cukup menembus bagian yang terinfeksi.[6] Terapi tekanan tinggi oksigen (Hyperbaric oxygen therapy) digunakan untuk mengobati gangren bersifat gas. Metode ini meningkatkan tekanan udara secara perlahan, sehingga darah akan membawa lebih banyak oksigen dan menghambat pertumbuhan dan reproduksi organisme anaerobik.[7] Sebuah terapi regenerasi telah dikembangkan oleh Dr. Peter DeMarco untuk merawat gangren menggunakan procaine dan PVP. Ia mengaplikasikan terapinya untuk mencegah terjadinya amputasi. Zat-zat pertumbuhan, hormon-hormon, dan cangkok kulit juga telah digunakan untuk mempercepat penyembuhan gangren dan luka kronis lainnya.[butuh rujukan]

Angioplasty atau melancarkan pembuluh darah dengan kateter harus dipertimbangkan, jika penyumbatan yang berat terjadi pada pembuluh darah kaki bawah (tibial and peroneal artery) yang menyebabkan gangren.[8]

Galeri

  • Gangren kering dengan jejari mati dan tulang terbuka di kaki kiri wanita berusia 85 tahun
    Gangren kering dengan jejari mati dan tulang terbuka di kaki kiri wanita berusia 85 tahun
  • Infeksi parah – gangren basah di tengah
    Infeksi parah – gangren basah di tengah
  • Borok diabetes dengan gangren "kering" di tengah dan gangren basah di pinggirnya disertai selulitis naik
    Borok diabetes dengan gangren "kering" di tengah dan gangren basah di pinggirnya disertai selulitis naik
  • Bagian usus yang terjangkit gangren
    Bagian usus yang terjangkit gangren
  • Kaki yang terkena gangren basah
    Kaki yang terkena gangren basah

Referensi

  1. 1 2 Porth, Carol (2007). Essentials of pathophysiology. Lippincott Williams & Wilkins. hlm. 41. ISBN 978-0-7817-7087-3. Diakses tanggal 2010-06-15.
  2. 1 2 3 4 "Gangrene – Introduction". NHS Health A–Z. NHS. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-10-25. Diakses tanggal 2010-06-15.
  3. 1 2 "Gangrene – Causes". NHS Health A–Z. National Health Service (England). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-10-09. Diakses tanggal 2010-06-15.
  4. ↑ "Gangrene – Treatment". NHS Health A–Z. National Health Service (England). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-10-03. Diakses tanggal 2010-06-15.
  5. ↑ Amputations of the Lower Extremity di eMedicine
  6. ↑ Lipsky BA (Desember 1999). "Evidence-based antibiotic therapy of diabetic foot infections". FEMS Immunol. Med. Microbiol. 26 (3–4): 267–76. doi:10.1016/s0928-8244(99)00143-1. PMID 10575138. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-11. Diakses tanggal 2015-02-02.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Slack WK (Mei 1976). "Hyperbaric oxygen therapy in anaerobic infections: gas gangrene". Proceedings of the Royal Society of Medicine. 69 (5): 326–7. PMC 1864235. PMID 1273078.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Angioplasty and stent placement - peripheral arteries". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-07-05. Diakses tanggal Juli 24, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan