Rabu, 23 September 2026
18:58 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Fronde

Fronde

250px-Louis_XIV_by_Juste_d%27Egmont.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Louis XIV (1638–1715) masih anak-anak ketika terjadi Fronde

Fronde (Bahasa Prancis: French La Fronde) merupakan serangkaian perang saudara di Prancis antara 1648-1653 selama periode Louis XIV.[1][2] Fronde berasal dari nama mainan anak-anak yaitu semacam katapel.[1] Fronde bermula timbul sebagai reaksi terhadap politik Kardinal Richelieu, menteri utama Louis XIII 1624-1642, yang melemahkan pengaruh kaum bangsawan dan mengurangi kekuasaan parlemen.[1]

Sejarah singkat

Fronde terjadi dalam dua periode yaitu Fronde Parlemen dan Fronde para pangeran.[1][2] Fronde pertama, yaitu Fronde parlemen berlangsung dari Januari 1648 hingga tahun 1650.[1] Fronde ini terjadi karena penolakan parlemen atas asal-usul perpajakan pemerintah.[1] Parlemen menghendaki batas-batas konstitusional kekuasaan raja dan hak-hak mengubah keputusan kerajaan.[1] Parlemen berusaha untuk menempatkan batas konstitusional tentang monarki dengan membangun kekuatannya untuk membahas dan memodifikasi keputusan kerajaan.[2] Dari 30 Juni - 12 Juli majelis pengadilan membuat daftar 27 artikel reformasi, termasuk penghapusan Intendant (pejabat pemerintah pusat di provinsi), pengurangan pajak, persetujuan semua pajak baru oleh Parlemen.[2]

Fronde kedua, Fronde para pangeran berlangsung dari Janurari 1650 hingga September 1653.[1][2] Fronde periode dua ini dipimpin oleh pangeran Louis II de Conde seorang pemimpin militer dan sepupu raja.[1][2] Condé telah membantu pemerintah dalam perang melawan Parlemen dalam Fronde pertama.[1][2] Namun, Condé tidak diberikan kekuasaan politik oleh raja.[1][2] Karena kecewa ia menjadi pemberontak dan memimpin pemberontakan di sejumlah provinsi.[2] Hal ini yang menjadi penyebab terjadinya Fronde kedua atau Fronde para Pangeran.[2] Fronde merupakan tantangan serius terkahir terhadap raja sebelum Revolusi 1789.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 (Indonesia) Hassan Shadily. "Ensiklopedia Indonesia". Jakarta: Ichtiar Baru, Van Hoeve: 1048.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 (Inggris) Encyclopaedia Britannica. "the Fronde". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-04-30. Diakses tanggal 27 Mei 2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan