Minggu, 04 Oktober 2026
02:03 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Fritz Platten

Fritz Platten

Politisi Swedia

Bagikan:
250px-Fritz.platten.speaks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fritz Platten, sekitar tahun 1930.

Fritz Platten (8 Juli 1883 – 22 April 1942) adalah seorang Komunis Swiss, yang lahir di Kanton St. Gallen dari sebuah keluarga Katolik Lama Diarsipkan 2018-03-10 di Wayback Machine..

Karier

Setelah keruntuhan Second International, Platten bergabung dengan Gerakan Zimmerwald dan menjadi Komunis.

Fritz Platten dikenal karena menjadi penyelenggara utama perjalanan kepulangan Lenin dari pengasingan di Switss kembali ke kampung halamannya Rusia setelah Revolusi Februari. Karena Perang Dunia Pertama, perjalanan tersebut tidak mudah dilakukan, tetapi Lenin dan para pengikutnya berjalan melalui Jerman menggunakan gerbong kereta bersegel. Mereka kemudian menggunakan feri menuju Swedia dan disambut di Stockholm oleh para pemimpin komunis Swedia Otto Grimlund, Ture Nerman, Carl Lindhagen dan Fredrik Ström, yang bersama dengan Platten telah membantu rencana perjalanan tersebut. Perjalanan kereta kemudian berlanjut sampai utara Swedia dan Finlandia menuju Rusia dan St Petersburg.

Platten ikut dalam pendirian Communist International, dan, sebagai perwakilan Partai Komunis Swiss, menjalani sebagian besar waktu di Uni Soviet.

Platten hadir saat mobil Lenin diserang di Petrograd pada 1 Januari 1918. Keduanya berjalan kembali ke mobil setelah memberikan pidato publik di Mikhailovsky Manege.[1] Saat penembakan dimulai "Platten menyergap Lenin dengan kepalanya dan mendorongnya ke bawah. ... Tangan Platten berlumuran darah, terserang oleh sebuah peluru saat ia menamengi Lenin."[2]

Kehidupan pribadi

Platten menikah dengan Bertha Zimmermann (1902-1937), yang juga berasal dari Swiss. Pada 1935, ia bekerja untuk OMS di Moskwa sebagai kepala seksi kurir di markas besar OMS atau Departemen Liaison Internasional, sebuah seksi paling rahasia dariComintern.[3][4]

Kematian

Platten menjadi korban dari pembersihan Stalinis pada 1930an. Ia ditangkap pada 1938 dan dipindahkan ke sebuah kamp penjara dekat Nyandoma pada 1939, dimana ia ditembak pada 22 April 1942.[5] Ia direhabilitasi setelah kematian Stalin.

Referensi

  1. ↑ Lenin, V. I. (1972). Speech At The Send-Off Of The Socialist Army’s First Troop Trains. Lenin’s Collected Works. Vol. 26. Moscow: Progress Publishers. hlm. 420, a footnote. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-17. Diakses tanggal 2016-12-17.
    1. The send-off took place in Mikhailovsky Manège on January 1 (14), 1918. As Lenin was returning to the Smolny an attempt was made on his life: a bullet went through the windscreen and passed over his head. The Swiss Communist, Fritz Platten, who was with Lenin, was wounded.
  2. ↑ Volkogonov, Dmitri Lenin: A New Biography, 1994. Page 229.
  3. ↑ Studer, Brigitte (2015). The Transnational World of the Cominternians. Palgrave Macmillan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 2016-12-17.
  4. ↑ Sakmyster, Thomas (2011). Red Conspirator: J. Peters and the American Communist Underground. University of Illinois Press. hlm. 37 (most secret, translation), 38 (organization), 40 (Browder), 62 (Russian counterpart), 63 (process). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 2016-12-17.
  5. ↑ Kevin McDermott The Comintern: A History of International Communism from Lenin to Stalin, 1996. Page 146.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan