Kamis, 22 Oktober 2026
15:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Frits Julius Wissel

Frits Julius Wissel

Bagikan:
250px-Carstensz-expeditie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anton Colijn, Frits Wissel & Jean Jacques Dozy
(Ekspedisi Carstensz, 1936)

Frits Julius Wissel (21 Januari 1907 – 9 Oktober 1999) adalah pilot Angkatan Laut Kerajaan Belanda yang pada tahun 1936 menemukan kelompok danau di Nugini Belanda (kini Papua) dari kokpitnya yang kemudian diberi nama menurut dirinya: Danau Wissel (kini Danau Paniai).

Riwayat Hidup

Putera dr. F.W. Wissel ini belajar teknik di Zürich, Swiss, pada tahun 1929, tetapi karena Depresi Besar, ia tidak berhasil memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya. Lalu, ia mendaftarkan diri ke Koninklijke Marine, tempatnya menerima pendidikan pilot. Setelah bertugas di Hindia Belanda dalam masa yang singkat, ia dipindahkan ke Papua, dan ditugaskan di Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) sebagai salah satu pilot dari 2 pesawat terbang laut Sikorsky S-38 yang dimiliki perusahaan tersebut.

Wissel memainkan peranan penting dalam tahap awal ekspedisi Carstenz yang legendaris pada tahun 1936, di mana ia sendiri juga turut serta. Dengan penerbangan penyelidik yang dilakukan sebelumnya, ia membuat Anton Colijn dan Jean Jacques Dozy bisa menentukan dengan pasti jalur menuju tujuan akhir ekspedisi tersebut, "salju abadi".

Setelah tahun 1936, Wissel ditempatkan di Pulau Yapen yang berada di Teluk Geelvink (kini Teluk Cenderawasih). Selama terbang ke pedalaman, ia menyaksikan secara tak sengaja sebuah danau besar dengan kano di bawahnya. Dengan kamera Leicanya, ia mengambil foto pertama dari angkasa; selama penerbangan berulang, dapat diketahi bahwa ada orang yang menghuni bagian tengah pegunungan tersebut yang belum dikenal.

Pada suatu waktu selama Perang Dunia II, Wissel bekerja untuk Allied Geographical Section di Australia. Setelah PD II, ia kembali menjadi pilot AL di Papua, yang berbasis di Pulau Morotai, Maluku. Setelah berhenti terbang, ia menjadi dosen di sejumlah hogere technische school di Delft, Den Haag, dan Arnhem sampai tahun 1972, kemudian pensiunlah ia.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan