Jumat, 09 Oktober 2026
14:19 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP

Fridolin Ukur

Bagikan:
Fridolin Ukur
Lahir(1930-04-05)5 April 1930
Meninggal7 Juni 2003(2003-06-07) (umur 72)
AlmamaterHoogere Theologische School
Universitas Basel
PekerjaanPendeta, penulis
Pasangan menikahSri Partiwi

Fridolin Ukur (5 April 1930 – 26 Juni 2003[1]) adalah pendeta dan sastrawan Indonesia.

Karier

Fridolin meraih gelar Sarjana Teologi (S.Th.) di Hoogere Theologische School (kini STT Jakarta) tahun pada 1955. Tahun 1962 dia berhasil meraih gelar Magister Teologi (M.Th.) dari fakultas yang sama. Fridolin juga berkesempatan memperdalam ilmunya di Fakultas Theologi Universitas Basel Swiss, tahun 1964-1965. Fridolin mendapatkan gelar doktor pada hari Senin, 20 Desember 1971, setelah mempertahankan disertasi berjudul Tantang Jawab Suku Dayak.[1] Tahun 1956, Fridolin ditahbiskan sebagai pendeta.[2]

Karya

  • Malam Sunyi (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1960)
  • Darah dan Peluh (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1961)
  • Belas Tercurah (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1980)
  • Iklan dari Surga (Kumpulan Renungan, terbitan Pustaka Sinar Kasih 1980)
  • Wajah Cinta (Kumpulan Puisi, terbitan 2001)
  • Tantang Jawab Suku Dayak
  • Tuaiannya Sungguh Banyak

Penerimaan

Karya-karya Fridolin Ukur pernah dimuat dalam majalah Ut Omnes Unum Sint, National-Zeitung Basel, Baslert Nachrichten, La vie Protesan, serta Zurichsee Zeitung.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 "Artikel "Fridolin Ukur" - Ensiklopedia Sastra Indonesia". ensiklopedia.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-01. Diakses tanggal 2018-07-02.
  2. ↑ "Dr. Fridolin Ukur Biography". bpkgunungmulia.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-23. Diakses tanggal 25 Agustus 2016.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan