Senin, 26 Oktober 2026
13:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung

Fridolin Ukur

Bagikan:
Fridolin Ukur
Lahir(1930-04-05)5 April 1930
Meninggal7 Juni 2003(2003-06-07) (umur 72)
AlmamaterHoogere Theologische School
Universitas Basel
PekerjaanPendeta, penulis
Pasangan menikahSri Partiwi

Fridolin Ukur (5 April 1930 – 26 Juni 2003[1]) adalah pendeta dan sastrawan Indonesia.

Karier

Fridolin meraih gelar Sarjana Teologi (S.Th.) di Hoogere Theologische School (kini STT Jakarta) tahun pada 1955. Tahun 1962 dia berhasil meraih gelar Magister Teologi (M.Th.) dari fakultas yang sama. Fridolin juga berkesempatan memperdalam ilmunya di Fakultas Theologi Universitas Basel Swiss, tahun 1964-1965. Fridolin mendapatkan gelar doktor pada hari Senin, 20 Desember 1971, setelah mempertahankan disertasi berjudul Tantang Jawab Suku Dayak.[1] Tahun 1956, Fridolin ditahbiskan sebagai pendeta.[2]

Karya

  • Malam Sunyi (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1960)
  • Darah dan Peluh (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1961)
  • Belas Tercurah (Kumpulan Sajak, terbitan BPK 1980)
  • Iklan dari Surga (Kumpulan Renungan, terbitan Pustaka Sinar Kasih 1980)
  • Wajah Cinta (Kumpulan Puisi, terbitan 2001)
  • Tantang Jawab Suku Dayak
  • Tuaiannya Sungguh Banyak

Penerimaan

Karya-karya Fridolin Ukur pernah dimuat dalam majalah Ut Omnes Unum Sint, National-Zeitung Basel, Baslert Nachrichten, La vie Protesan, serta Zurichsee Zeitung.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 "Artikel "Fridolin Ukur" - Ensiklopedia Sastra Indonesia". ensiklopedia.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-01. Diakses tanggal 2018-07-02.
  2. ↑ "Dr. Fridolin Ukur Biography". bpkgunungmulia.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-23. Diakses tanggal 25 Agustus 2016.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan