Jumat, 09 Oktober 2026
18:18 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Frederiksted

Frederiksted

Kota di Kepulauan Virgin, Amerika Serikat

Bagikan:
Kota di Kepulauan Virgin Amerika SerikatTemplat:SHORTDESC:Kota di Kepulauan Virgin Amerika Serikat
Kota in Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Amerika SerikatTemplat:SHORTDESC:Kota in Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Amerika Serikat
Frederiksted
Kota
250px-Frederiksted%2C_St_Croix_U.S._Virgin_Islands.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Julukan: 
Freedom City
Negara Amerika Serikat
Teritori Kepulauan Virgin Amerika Serikat
PulauSaint Croix
Distrik subFrederiksted
Didirikan1751
Dinamai dariRaja Frederik V dari Denmark
Pemerintahan
 • JenisTeritorial AS (Dikelola di tingkat pulau/teritori)
Ketinggian10 ft (3 m)
Populasi
 (2020)[1]
 • Total2.303
 Sensus
Zona waktuUTC-4 (AST)
Kode ZIP
00840, 00841
Kode area telepon340

Frederiksted adalah sebuah kota bersejarah yang terletak di pantai barat Pulau Saint Croix, di wilayah teritori Kepulauan Virgin Amerika Serikat. Kota ini berfungsi sebagai salah satu dari dua pusat perkotaan utama di Saint Croix, berdampingan dengan kota Christiansted yang berada di sisi timur pulau. Frederiksted secara global dikenal karena arsitektur bergaya kolonial Denmark yang terpelihara dengan baik, signifikansi sejarahnya dalam emansipasi budak, serta perannya sebagai pelabuhan kapal pesiar utama di pulau tersebut.

Geografis

Secara geografis, Frederiksted menempati lokasi yang sangat strategis di sepanjang perairan Teluk Frederiksted yang tenang.[2] Karakteristik perairan barat yang terlindung dari angin sakal menjadikannya tempat yang ideal untuk penambatan kapal-kapal besar. Berbeda dengan Christiansted yang memiliki pelabuhan dangkal terhalang terumbu karang, dermaga laut dalam di Frederiksted memungkinkan kapal pesiar modern berukuran raksasa untuk bersandar langsung di tepi kota.

Sejarah

250px-St._Croix_-_Native_masqueraders.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penduduk asli kota Frederiksted

Sebelum kedatangan bangsa Eropa, Pulau Saint Croix dihuni oleh masyarakat adat Taino dan Carib yang memanfaatkan kekayaan bahari pantai barat ini.[3] Garis sejarah modern kota ini mulai terbentuk pada pertengahan abad ke-18 ketika Perusahaan Hindia Barat Denmark membeli pulau tersebut. Pada tahun 1751, kota ini resmi didirikan dan dinamai Frederiksted untuk menghormati Raja Frederik V yang berkuasa di Denmark dan Norwegia pada masa kolonial tersebut.[2]

250px-Fort_Fredrik.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Fort Fredrik

Pilar pertahanan dan landmark paling ikonik di kota ini adalah Benteng Frederik (Fort Frederik), yang pembangunannya selesai pada tahun 1760. Benteng batu berwarna merah dan putih ini dibangun oleh pemerintah Denmark untuk melindungi kota dari serangan bajak laut serta kapal-kapal musuh.[4] Di samping fungsi militernya, benteng ini juga menjadi pusat administrasi kolonial yang memantau perdagangan luar negeri, khususnya ekspor gula dan rum yang melimpah dari perkebunan sekitar.

250px-Bust_of_Buddhoe_in_Frederiksted_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Jenderal Buddhoe

Frederiksted memegang tempat yang amat sakral dalam sejarah kemerdekaan kulit hitam di Karibia. Pada tanggal 3 Juli 1848, benteng kota ini menjadi saksi bisu peristiwa pemberontakan budak massal yang dipimpin oleh Moses Gottlieb (dikenal sebagai Jenderal Buddhoe). Menghadapi kepungan ribuan massa, Gubernur Jenderal Denmark Peter von Scholten terpaksa membacakan deklarasi emansipasi yang secara resmi membebaskan seluruh budak di Hindia Barat Denmark, 15 tahun sebelum Amerika Serikat melakukan hal serupa.[5]

Meskipun emansipasi telah tercapai, ketimpangan ekonomi pasca-perbudakan memicu ketegangan sosial yang memuncak pada tahun 1878 dalam peristiwa yang dikenal sebagai Fireburn.[6] Kerusuhan dan pemogokan buruh tani ini menghancurkan sebagian besar bangunan kayu asli di Frederiksted akibat pembakaran. Pembangunan kembali kota setelah peristiwa tersebut melahirkan gaya arsitektur unik yang bertahan hingga kini, yaitu perpaduan antara fondasi batu bergaya kolonial Denmark dengan lantai atas kayu berornamen kerawang (gingerbread) khas Karibia.

Ekonomi dan pariwisata

250px-Frederiksted_Pier_%2822910031253%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dermaga Ann E. Abramson

Ekonomi modern Frederiksted saat ini sangat bergantung pada sektor pariwisata bahari dan layanan jasa. Keberadaan Dermaga Ann E. Abramson yang megah membawa ratusan ribu wisatawan kapal pesiar setiap tahunnya langsung ke jantung kota. Kedatangan para pelancong ini menghidupkan toko-toko suvenir, restoran tepi laut, serta pemandu wisata sejarah yang menawarkan penjelajahan situs-situs warisan kolonial abad ke-19 di sepanjang jalanan kota yang berpola kotak.[7]

Di luar pariwisata massal, Frederiksted juga menjadi pusat bagi ekowisata dan aktivitas rekreasi air karena keindahan alam bawah lautnya yang spektakuler.[8] Pantai-pantai di sekitar kota, seperti Pantai Sandy Point, merupakan cagar alam penting yang menjadi tempat bersarang bagi penyu belimbing yang terancam punah. Selain itu, pilar-pilar di bawah dermaga kapal pesiar tua serta kawasan bangkai kapal di dekatnya menjadi salah satu lokasi selam permukaan (snorkeling) dan selam scuba terbaik di seluruh Karibia.

250px-Henry_E._Rohlsen_Airport_%28Terminal%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terminal Bandara Internasional Henry E. Rohlsen

Konektivitas transportasi ke kota ini ditunjang oleh Jalan Raya Melvin H. Evans yang menghubungkan Frederiksted secara langsung dengan wilayah industri dan Bandara Internasional Henry E. Rohlsen yang terletak di bagian tengah selatan pulau. Bandara ini melayani penerbangan komersial dari daratan utama Amerika Serikat dan pulau-pulau Karibia sekitarnya, memastikan pasokan logistik dan arus kunjungan wisatawan ke Frederiksted tetap berjalan dengan lancar.

Iklim

Frederiksted memiliki iklim tropis yang hangat sepanjang tahun, dengan tiupan angin pasat yang secara konstan menyejukkan suhu udara kota. Musim hujan biasanya terjadi pada paruh kedua setiap tahunnya, sementara ancaman badai tropis atau topan musiman menjadi tantangan alam berkala bagi infrastruktur kota.[9] Ritme kehidupan di kota ini cenderung lebih santai dan tenang dibandingkan Christiansted, memberikannya julukan lokal sebagai "Freedom City" karena atmosfernya yang merdeka dan sejarahnya yang heroik.

Referensi

  1. ↑ "2020 Island Areas Censuses: U.S. Virgin Islands". U.S. Census Bureau. Diakses tanggal 9 Juni 2026.
  2. 1 2 "About". Our Town Frederiksted (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-13.
  3. ↑ Potter, Susanna Henighan (2026-03-08). "Early Peoples of the Virgin Islands". Moon Travel Guides (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-13.
  4. ↑ "Fort Frederiksted (U.S. National Park Service)". www.nps.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-13.
  5. ↑ "General Buddhoe". Heritage.vi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-13.
  6. ↑ Dixon, Euell A. (2020-09-12). "The Fireburn Labor Riot, Virgin Islands (1878)". BlackPast.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-13.
  7. ↑ "THE 15 BEST Things to Do in Frederiksted (2025)". Tripadvisor (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-06-13.
  8. ↑ "Frederiksted St Croix US Virgin Islands - A Thorough Guide" (dalam bahasa American English). 2021-06-26. Diakses tanggal 2026-06-13.
  9. ↑ "Frederiksted, U.S. Virgin Islands Travel Weather Averages (Weatherbase)". Weatherbase. Diakses tanggal 2026-06-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan