Rabu, 30 September 2026
02:16 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Frederick William Styan

Bagikan:

Frederick William Styan (1858 – 15 September 1934) adalah seorang pedagang teh asal Inggris yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di Tiongkok. Selama masa tinggalnya, ia memperoleh berbagai spesimen fauna yang didonasikan ke Museum Inggris (Sejarah Alam). Beberapa spesies seperti merbah styan dinamai menurut namanya.

Styan lahir di London dari pasangan Thomas Styan (1819-1899) dan Frances Sarah Lake (1823-1924). Ia bekerja sebagai kerani (juru catat) untuk perusahaan perdagangan teh Robert Anderson and Co. di Shanghai dan Fuzhou[1] dari tahun 1895 hingga 1903. Ayahnya juga seorang naturalis dan kolektor spesimen burung yang diwariskan kepada putranya.[2] Bersama J.D. La Touche dan Charles Boughey Rickett, mereka melakukan beberapa ekspedisi untuk mengumpulkan spesimen sejarah alam di Tiongkok. Beberapa spesimen disimpan di museum di Shanghai, sementara yang lain dikirim ke museum sejarah alam di London.[3][4] Styan mengelola koleksi pribadi berupa kulit burung yang pernah ia pamerkan di North China Insurance Company di Hankow Road, Shanghai. Ia juga menjabat sebagai kurator kehormatan Museum Shanghai.[5] Ia menerbitkan beberapa catatan mengenai burung-burung di Tiongkok.[6][7] [8][9][10][11][12][13][14] Kelumpuhan menyebabkannya meninggalkan Tiongkok dan kembali ke Inggris.[15] Sebagian besar spesimennya masuk ke dalam koleksi Museum Sejarah Alam, baik secara langsung maupun melalui koleksi milik rekan Styan, John Kershaw.[16]

Nama Styan diabadikan dalam nama ilmiah spesies ular asal Tiongkok, Plagiopholis styani.[17]

Referensi

  1. ↑ The Chronicle and Directory for China, Corea, Japan, The Philippines, Cochin-China, Annam, Tonquin, Siam, Borneo, Straits Settlements, Malay States, &c. for the year 1889. Hongkong. 1889. hlm. 256.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  2. ↑ Styan, Kenneth G. (1983). Genealogy Diarsipkan 2019-07-15 di Wayback Machine.. Privately Published.
  3. ↑ Kinnear, N.B. (1944). "Obituaries. Mr. C.B. Rickett" (PDF). Nature. 153: 677. doi:10.1038/153677b0. S2CID 20290197.
  4. ↑ Fan, Fa-ti (2009). British Naturalists in Qing China: Science, Empire, and Cultural Encounter. Harvard University Press. hlm. 135.
  5. ↑ Lanning, George (1911). Wild Life in China or Chats on Chinese Birds and Beasts. Shanghai: The National Review. hlm. xv.
  6. ↑ Styan, F. W. (2008). "Notes on the Ornithology of China". Ibis. 36 (3): 329–337. doi:10.1111/j.1474-919X.1894.tb03561.x.
  7. ↑ Styan, F. W. (2008). "XVI.-On a new Species of Trochalopteron from China". Ibis. 29 (2): 166–168. doi:10.1111/j.1474-919X.1887.tb06324.x.
  8. ↑ Styan, F. W. (2008). "XXI.-On a Collection of Birds from Foochow". Ibis. 29 (2): 215–234. doi:10.1111/j.1474-919X.1887.tb06329.x.
  9. ↑ Styan, F. W. (2008). "On the Birds of the Lower Yangtse Basin.-Part I". Ibis. 33 (3): 316–359. doi:10.1111/j.1474-919X.1891.tb08543.x.
  10. ↑ Styan, F. W. (2008). "On the Birds of the Lower Yangtse Basin.-Part II". Ibis. 33 (4): 481–510. doi:10.1111/j.1474-919X.1891.tb08579.x.
  11. ↑ Styan, F. W. (2008). "On Five apparently new Species of Birds from Hainan". Ibis. 35: 54–57. doi:10.1111/j.1474-919X.1893.tb01199.x.
  12. ↑ Styan, F. W. (2008). "XXXIX.-On the Birds of Hainan". Ibis. 35 (3): 424–437. doi:10.1111/j.1474-919X.1893.tb01232.x.
  13. ↑ Styan, F. W. (2008). "On some Chinese Species of the Genus Alcippe". Ibis. 38 (3): 309–312. doi:10.1111/j.1474-919X.1896.tb07063.x.
  14. ↑ Winton, W. E. de; Styan, F. W. (2009). "2. On Chinese Mammals, principally from Western Sechuen". Proceedings of the Zoological Society of London. 67 (3): 572–578. doi:10.1111/j.1469-7998.1899.tb06875.x.
  15. ↑ Couling, Samuel M.A. (2007). Encyclopaedia Sinica. Global Oriental. hlm. 414.
  16. ↑ Steinheimer, F.D.; Easton, Emmett R.; Lewthwaite, Richard W. (2003). "Rediscovery of John Crampton W. Kershaw's birds from Macau, including his record of Small Niltava Niltava macgrigoriae". Bulletin of the British Ornithologists' Club. 123 (4): 220–227.
  17. ↑ Beolens, Bo; Watkins, Michael; Grayson, Michael (2011). The Eponym Dictionary of Reptiles. Baltimore: Johns Hopkins University Press. xiii + 296 pp. ISBN978-1-4214-0135-5. ("Styan", p. 258).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan